Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Presiden Erdogan Sebut Warga Muslim Uighur Bahagia di Xinjiang

Abi Abdul Jabbar Sidik
3 July 2019 | 14:08
rubrik: Mancanegara
Presiden Erdogan Sebut Warga Muslim Uighur Bahagia di Xinjiang

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden China Xi Jinping.(AFP/WANG ZHAO)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, BEIJING — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, etnis minoritas pemeluk Islam hidup berbahagia di Xinjiang. Pernyataan Erdogan ini. Pernyataan Erdogan ini dilontarkan saat ia bertemu Presiden China Xi Jinping di Balai Besar Rakyat, Beijing, Selasa (2/7/2019).

“Turki tetap berkomitmen pada kebijakan Satu Tiongkok, kata Erdogan, menekankan bahwa penduduk dari berbagai etnis hidup bahagia di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang berkat kemakmuran Tiongkok,” lapor media Pemerintah Tiongkok, Xinhua, dikutip oleh AFP, Rabu, 3 Juli 2019.

“Erdogan menyebutkan Turki tidak akan membiarkan siapa pun memecah hubungan dengan Tiongkok,” imbuh mereka.

Pernyataan Erdogan ini amat berbeda dengan kritikan Ankara di masa lalu terkait dugaan penindasan yang dilakukan Pemerintah Beijing di Xianjiang.

Pernyataan Erdogan itu disampaikan setelah Kementerian Luar Negeri Turki menyebut perlakuan Beijing kepada Muslim Uighur yang berbahasa Turki sangat tidak manusiawi. Bahkan, Tiongkok mendapat kecaman keras atas tindakan mereka terhadap kaum minoritas di wilayah barat laut itu.

Lebih dari satu juta warga etnis Uighur tinggal di Xinjiang. Sebagian besar minoritas Muslim lainnya diyakini ditahan di kamp-kamp penahanan dan disiksa.

Beijing membantah menahan orang secara paksa. Menurut Negeri Tirai Bambu, kamp-kamp tersebut merupakan pisat pendidikan kejuruan.

Para peserta ‘dilatih’ berbahasa Mandarin dan keterampilan kerja. Tujuannya untuk menjauhkan mereka dari bahaya ekstremisme.

See also  Pendaftaran Itikaf di Masjidil Haram Segera Dibuka, Simak Syarat dan Ketentuannya!
Tags: Muslim Uighurpresiden erdogan
Previous Post

Kemenag Akan Uji Sahih Terjemahan Al-Qur’an Edisi Penyempurnaan

Next Post

Ragam Khasiat Minyak Zaitun untuk Kesehatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks