MADANINEWS.ID, JAKARTA — Sebanyak 200.000 Muslim India akan melakukan ibadah haji tahun ini. Jumlah tersebut merupakan rekor bagi komunitas Muslim di semenanjung India sekaligus menjadikan India sebagai pengirim jamaah haji terbanyak di tahun ini.
Menteri Urusan Minoritas Uni Eropa, Mukhtar Abbas Naqvi mengatakan sebanyak 160.000 calon jamaah haji India akan melakukan perjalanan melalui Komite Haji India dan sisanya melalui Penyelenggara Kelompok Ibadah Haji.
Ia menambahkan, calon jamaah haji perempuan yang pergi tanpa mahram berjumlah 2.340, atau dua kali lipat dari tahun lalu yaitu 1.180.
“Tahun ini juga, kementerian telah mengatur untuk mengirim para muslimat ini untuk naik haji tanpa sistem lotre. Dari 200.000 total calon jamaah haji, muslimat akan menjadi sekitar 48 persen, ”kata Naqvi di peresmian aula Haji House yang baru seperti dikutip dari Aboutislam, Senin (1/7), .
Para calon jamaah haji akan berangkat dengan menggunakan lebih dari 500 penerbangan dari 21 titik keberangkatan di seluruh India.
Umat Muslim dari seluruh dunia datang ke Makkah, Arab Saudi setiap tahun untuk melakukan ibadah haji, salah satu dari lima rukun Islam.
Haji terdiri dari beberapa ritual, yang dimaksudkan untuk melambangkan konsep-konsep penting dari Islam, dan untuk memperingati kisah Nabi Ibrahim dan keluarganya.
Setiap Muslim yang sudah baligh, berbadan sehat dan mampu secara finansial wajib melakukan haji setidaknya sekali dalam seumur hidup.
Otoritas pennyelenggara Haji India 2019 rencananya akan dimulai pada Jumat (9/8) dan akan berlanjut hingga Rabu (14/8) malam hari.
