MADANINEWS.ID, JAKARTA — Kementerian Agama memastikan seluruh persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini khususnya untuk layanan calon jamaah di Saudi Arabia telah tuntas. Kesiapan tersebut termasuk layanan akomodasi hotel jamaah, katering dan layanan transportasi antar jemput jamaah haji.
“Jadi praktis seluruh persiapan di Tanah Suci (sudah siap),” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin setelah acara Pembekalan Petugas Media Center Haji (MCH) 1440H/2019 di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) di Jakarta, Selasa (26/6).
Ia juga memastikan bus masyair yang mengangkut jamaah calon haji di fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) dan akan beroperasi pada 8-13 Dzulhijah. “Itu sudah kita siapkan sebaik-baiknya, saat ini persiapan fokus di Tanah Air,†kata Menag.
Menag menegaskan fokus persiapan di Tanah Air menyangkut penyelesaian dokumen-dokumen perjalanan calon haji termasuk paspor dan visa. Hal ini, kata dia, yang sampai saat ini masih terus dilakukan seiring dengan menunggu sebagian calon jamaah haji yang belum melunasi biaya haji.
“Alhamdulillah, persiapan sudah memasuki tahap akhir. Yang di Tanah Suci, semuanya sudah beres semua, tinggal yang di Tanah Air untuk proses pendokumentasian perlengkapan jamaah,” papar Menag Lukman.
Menag menambahkan, saat ini proses pemvisaan paspor jamaah haji terus berlangsung. “InsyaAllah, segera selesai,” ujar Menag.
Ia menambahkan, proses pemvisaan saat ini lebih cepat dibanding tahun lalu, karena bisa dikerjakan secara online. Walau ada kendalanya, kata Menag, tetapi lebih cepat dalam pengerjaannya.
Terkait calon jamaah haji yang belum melunasi biaya haji, Kemenag telah mengantisipasi hal itu dengan menyiapkan 5 persen dari total kuota yang ada sebagai cadangan untuk mengantisipasi calon jamaah haji yang tidak melunasi biaya haji sehingga bisa digantikan oleh cadangan. “Jadi mudah-mudahan kuota sebesar 231.000 termasuk 17.000 haji khusus itu bisa maksimal dan optimal kita gunakan,” katanya.
