Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Ceritakan Menjadi Mualaf, Paul Pogba: Menjadi Muslim Membuat Saya Lebih Tenang

Abi Abdul Jabbar Sidik
12 June 2019 | 10:23
rubrik: Sosok
Ceritakan Menjadi Mualaf, Paul Pogba: Menjadi Muslim Membuat Saya Lebih Tenang

Gelandang Manchester United Paul Pogba. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Bintang Manchester United Paul Pogba mengungkapkan alasannya memeluk agama Islam. Bagi Pogba, menjadi seorang muslim membuat hidupnya lebih tenang dan menjadi pribadi yang lebih baik saat ini.

Seperti dilansir Daily Sabah, Rabu (12/6), pesepak bola Prancis itu tidak selalu religius. Dalam sebuah wawancara dengan harian Inggris The Times Life Times, Pogba mengatakan ibunya mempraktikkan Islam, tetapi tidak membesarkan ketiga putranya sebagai Muslim.

Ketika beranjak dewasa, Pogba mulai tertarik pada Islam karena teman-temannya. Setelah melewati masa-masa sulit, ia memutuskan berkomitmen mempraktikkan Islam. Pogba menjelaskan proses dirinya menjadi muslim yang baik. Menurut Pogba, ia bersyukur bisa beragama Islam hingga saat ini.

“Itu [berarti] segalanya. Itulah yang membuat saya bersyukur atas segalanya,” jawab Pogba saat ditanya soal arti menjadi muslim dikutip dari Daily Mail.

“Itu [jadi muslim] membuat saya berubah, menyadari hal-hal dalam hidup. Saya kira, mungkin, itu membuat saya lebih tenang di dalamnya,” Pogba menambahkan.

Mantan pemain Juventus itu menuturkan, bahwa dirinya merupakan mualaf. Pogba yang kelahiran Lagny sur Marne itu memeluk Islam saat memasuki usia 20-an.

“Memeluk Islam perubahan yang baik dalam hidup saya, karena saya tidak dilahirkan sebagai seorang muslim, meskipun ibu saya muslim. Saya dibesarkan seperti itu, menghormati semua orang,” ucap gelandang 26 tahun tersebut.

Di mata Pogba, semua orang bisa terhubung dengan Islam. Pogba termasuk salah satu muslim yang taat. Sebelum memulai pertandingan ia kerap menadahkan tangannya untuk berdoa.

“Gambaran Islam tidak seperti yang orang-orang lihat, terorisme. Apa yang kita dengar di media berbeda dengan yang sebenarnya. Islam itu indah,” kata Pogba.

Pogba merupakan pribadi yang bersih dan jauh dari pengaruh minuman keras atau obat terlarang. Meskipun obat-obatan terlarang tersebar di dekat rumah mereka di Roissy en Brie, Perancis.

See also  Kunjungi UGM, Peraih Nobel Ramos Horta Akan Bicara Islam Indonesia

Pogba juga sering berkunjung ke Makkah untuk menunaikan umrah. Baru-baru ini bersama Kurt Zouma, Pogba kembali ke Makkah. Sebelumnya usai melakoni musim pertama (2016/2017) bersama Man United, Pogba juga berkunjung ke Makkah.

“Itu terjadi karena saya punya banyak teman muslim. Kami selalu berdiskusi,” tutur Pogba.

Bulan lalu, fotonya yang sedang beribadah umrah di Makkah, Saudi Arabia beredar. Pogba merasa hidupnya berubah usai menjalankan ibadah tersebut. “Itu (umrah) membuat saya berubah, menyadari hal-hal dalam hidup. Saya kira, mungkin, itu membuat saya lebih damai di dalam,” kata dia.

Pogba mengatakan, interaksi dengan teman-teman Muslim membuatnya belajar Islam sendiri. “Itu terjadi karena saya mempunyai banyak teman yang beragama Islam. Kami selalu berbicara,” ujar dia.

Pogba dan teman-temannya mendiskusikan banyak hal bersama. Hingga akhirnya, pemain usia 26 tahun ini melakukan instropeksi diri dengan berdoa. “Saya merasa benar-benar baik. Sejak hari itu, saya (terus) melanjutkan,” jelas dia.

Pogba juga merasakan ihwal bagaimana selama ini Islam disalahpahami oleh publik dan media. Namun, ia memastikan, Islam adalah hal yang indah.

Pogba menjelaskan, melaksanakan ibadah shalat lima kali sehari merupakan salah satu rukun Islam. Ia selalu memohon ampun usai melaksanakan salat dan bersyukur atas segala nikmat Allah SWT. “Ini benar-benar agama yang membuka pikiran saya dan itu membuat saya, mungkin, menjadi orang yang lebih baik. Anda lebih memikirkan kehidupan setelah mati. Kehidupan ini memiliki ujian,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan, Islam mengajarkan penghormatan yang mendalam kepada semua manusia, baik itu sesama Muslim atau bukan. Karena itu, lanjut dia, dalam hubungan dengan semua manusia, umat Islam harus menghormati orang lain. “Islam hanya ini, penghormatan terhadap kemanusiaan dan segalanya,” kata dia menegaskan.

See also  Ulama Kharismatik Betawi, KH Saifuddin Amsir Tutup Usia
Tags: Manchester UnitedMualafPaul Pogba
Previous Post

Keutamaan Berpuasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal

Next Post

Tolak Ekstradisi Dr. Zakir Naik, Mahathir Mohammad dipuji Masyarakat Malaysia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks