MADANINEWS.ID, JAKARTA — Ajang kompetisi Duta Muslimah Preneur (DMP) 2019 yang diselenggarakan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) telah memasuki masa puncaknya. Setelah proses seleksi panjang dari kabupaten/kota hingga provinsi-provinsi diseluruh Indonesia, DMP 2019 berhasil menyeleksi 30 finalis untuk memasuki babak Grand Final DMP 2019 di Hotel Grand Shahid Jaya Jakarta.
Hari ini Jumat (29/03) di malam puncak DMP 2019, setelah melalui serangkaian proses seleksi dan penjurian sejak Kamis (8/03) terpilih 5 besar finalis yang siap memperebutkan kursi duta muslimah preneur 2019, kelima finalis antara lain:
- Kharisma Mentari T Puteri dari Provinsi Banten yang memiliki usaha fashion muslimah dan Kalima Cake yang didistribusikan ke Koperasi-koperasi di Rumah Sakit Banten, Kharisma juga merupakan mahasiswi lulusan kedokteran Universitas Indonesia yang saat ini
- Berdit Zanzabella dari Provinsi jawa Timur dengan unit usaha fashion muslim dengan Brand Alabella Indonesia. Berdit juga merupakan seorang News Presenter di salah satu stasiun televise di Jatim.
- Pinthya Dwinita Ayu dari Provinsi Jawa Tengah dengan unit usaha Ecoprint berupa batik, Craft Print bernama Prateshi
- Hasanatul Firtiani perwakilan Nusa Tenggara Barat yang memiliki usaha Hijab Muslimah dengan brand Riany Hijab
- Ira Ary Monica mewakili Provinsi Jambi yang memilki unit usaha Fashion Muslim dengan Brand Delima Fashion
Kriteria Penilaian DMP 2019
Ketua Dewan Juri Grand Final DMP 2019, M. Lutfi Handayani menjelaskan beberapa kriteria utama penilaian untuk menentukan pemenang dalam Grand Final DMP 2019 ini. Diantaranya adalah selain memiliki kepribadian dan penampilan yang baik dan menarik, seorang Duta Muslimah Preneur IPEMI juga harus memiliki jiwa, mental, dan wawasan kewirausahaan yang adaptif terhadap perkembangan dan tantangan dunia usaha terkini. Pengetahuan tentang Manajemen Kewirausahaan, Ekonomi Syariah, Usaha di era digital, Wawasan agama dalam pengembangan usaha, serta Kemampuan dalam hal inovasi dan kreativitas usaha, juga mendapat penilaian tersendiri.
“Pemenang DMP, diharapkan dapat menjadi duta/ perwakilan IPEMI untuk menginspirasi dan menyemangati Muslimah-Muslimah lainnya di Indonesia agar makin percaya diri untuk menjadi pengusaha atau berwiraswasta,” ujar Lutfi,
Lutfi mengakui untuk menentukan 5 besar finalis cukup sulit karena para finalis memiliki keunggulan dari segi pengembangan unit usaha dan personality masing-masing. “jadi kami tadi dewan juri berdiskusi cukup lama untuk menentukan 5 besar ini, tentu ini karena setiap finalis memiliki nilai tambah masing-masing dan keunggulannya pun tidak jauh satu sama lain,” papar Lutfi
