Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Gelar Aksi Solidarita, Wanita Selandia Baru Ajak kenakan Hijab Pada Hari Jumat

Abi Abdul Jabbar Sidik
19 March 2019 | 11:35
rubrik: Mancanegara
Gelar Aksi Solidarita, Wanita Selandia Baru Ajak kenakan Hijab Pada Hari Jumat

Aksi solidaritas perempuan di Selandia Baru akan kenakan Hijab di hari Jumat. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Suasana duka masih menyelimuti negara Selandia Baru atas teror penembakan yang menyerang Masjid di pusat kota Christchurch yang menewaskan setidaknya 49 orang.

Kejadian memilukan terjadi di kota Christchurch, Selandia Baru pada hari ini, Jumat (15/3/2019).

Dilansir Gridhot.ID dari BBC, dugaan sementara serangan aksi teror itu dilakukan oleh ekstrimis sayap kanan kepada kaum muslim di Christchurch.

Empat pelaku yang terdiri dari 3 pria dan satu wanita berhasil diamankan.

Sementara itu satu pelaku pria telah ditetapkan menjadi tersangka.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengonfirmasi pelaku yang ditangkap adalah seorang pria berumur 28 tahun bernama Branton Tarrant asal Grafton, Australia.

Branton Tarrant mengklaim sebagai teroris yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Melalui manifesto berjudul “The Great Replacement” yang dia buat sendiri, terungkap Tarrant sudah merencanakan aksi kejinya itu.

Dalam manifesto setebal 74 halaman itu, Tarrant memperkenalkan diri sebagai anti-imigran dengan para korban disebutnya sebagai “sekelompok penjajah” yang ingin membebaskan tanah milik kaumnya dari “para penjajah”.

Usai melancarkan aksi kejinya ia pun berhasil diamankan dan mulai menjalani proses pengadilan.

Atas insiden pembantaian tersebut, sejumlah aksi solidaritas ditunjukkan oleh warga Selandia Baru.

Salah satunya adalah gerakan Scarves in Solidarity atau Solidaritas dalam Jilbab.

Hal ini  dari akun Facebook @Scarvesinsolidarity yang mengunggah sebuah postingan pada 19 Maret 2019.

Rencananya gerakan ini akan dilangsungkan pada Jumat, (22/3/2019) tepat seminggu insiden mematikan pembantaian di Masjid Chrischurch berlalu.

“Tunjukkan dukungan Anda kepada wanita Muslim dan para korban serangan teror Christchurch.

Pada hari Jumat 22 Maret kenakan hijab untuk menunjukkan bahwa kami tidak akan tunduk pada teror dan bahwa kami adalah satu dengan saudara-saudara Muslim kami.

Ini adalah isyarat sederhana tetapi simbol yang kuat bahwa kita menolak retorika kebencian.

Ajak teman-teman wanitamu, saudara perempuanmu, teman kerjamu, tim olahragamu, sekolahmu, gerejamu bersama dan bagikan foto Anda dalam hijab sehingga kami dapat menunjukkan kepada dunia bahwa KAMI ADALAH SATU. #theyareus #scarvesinsolidarity
TOLONG SEBARKAN!,” tulis akun Facebook @Scarvesinsolidarity

See also  Tolak Ekstradisi Dr. Zakir Naik, Mahathir Mohammad dipuji Masyarakat Malaysia


Bahkan untuk memantapkan aksi solidaritas ini, penggagas acara juga telah bertanya ihwal masalah kesopanan dalam mengenakan hijab pada hari Jumat ke Dewan Nasional Wanita Islam di Selandia Baru.

Jawaban merekapun mengejutkan.

“Bagi yang bertanya-tanya tentang kesesuaian (kesopanan) mengenakan hijab pada hari Jumat.

Saya memang berkonsultasi dengan Nasreen dari Dewan Nasional Wanita Islam dan jawabannya adalah …

‘Terima kasih banyak atas pemikiran baiknya. Scarf day (Hari hijab) akan menjadi salah satu cara terbaik untuk menunjukkan solidaritas.’

Ini adalah gerakan kecil yang tidak menyakiti siapa pun … tetapi sangat berarti bagi mereka yang merasa terpinggirkan karena praktik budaya,” tulis akun Facebook @Scarvesinsolidarity

Ini adalah gerakan kecil yang tidak menyakiti siapa pun … tetapi sangat berarti bagi mereka yang merasa terpinggirkan karena praktik budaya,” tulis akun Facebook @Scarvesinsolidarity.

 

 

 

 

 

Tags: Scarves in solidarityteror Christchurch
Previous Post

BNI Syariah Optimalkan Engagement dengan Nasabah

Next Post

Ini dia Segudang Manfaat Yoghurt untuk Kecantikan Kulit

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks