Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Laundry Show, Film Humor Sarkasme Tentang Kebhinekaan

Irawan Nugroho
1 February 2019 | 17:59
rubrik: Indeks
Laundry Show, Film Humor Sarkasme Tentang Kebhinekaan
Share on FacebookShare on Twitter

Multivision Plus (MPV) Pictures Film kembali merilis film baru di awal tahun 2019 ini, (31/1/2019). Film baru yang berjudul Laundry Show ini, rencananya akan diputar di bioskop seluruh Indonesia per tanggal 7 Februari 2019 nanti. Laundry Show merupakan film komedi karya sutradara Rizki Balki dengan penulis scenario, Upi.

Laundri Show dibintangi oleh Boy William, Gisella Anastasia dan sederet pameran pendukung lainnya. Film berlatar komika ini, diawali dari kisah Koko seorang creative agency yang termotivasi seorang motivator ternama “Mario Kekeuh”, untuk keluar dari zona nyamannya guna menjadi pengusaha. Keinginan menjadi pengusaha menjadi sangat besar saat ia mengalami konfil internal dengan rekan kerjanya. Ia lalu memutuskan mengundurkan diri sebagai karyawan dan memulai usaha membuka usaha Laundry.

Usaha menjadi pengusaha ternyata tidak mudah. Banyak kesulitan yang ia hadapi baik dari sisi karyawan dan saingan usaha dari pengusaha lain. Tapi dengan ketekunannya, ia berhasil mengatasinya dan bahkan dapat merebut hati pengusaha saingan usahanya.

Terlalu Dipaksakan Untuk Orang Yang Merayakan Imlek

Cerita yang sebenarnya sangat sederhana tersebut ternyata dalam penggarapannya menjadi tidak sederhana. Film Laundry Show terasa dipaksakan untuk orang yang merayakan Imlek semata. Tidak untuk orang yang tidak merayakan Imlek. Alur kisah yang lucu menjadi terasa sarkasme saat pegawai usaha yang didirikan Koko diambilkan dari seluruh suku di Indonesia. Para pegawai yang diambilkan demikian kontras dengan Koko, sehingga berkesan menghadirkan Koko menjadi hero atas suku-suku di Indonesia.

Sangat berbeda dengan usaha saingannya yang juga sama, namun tidak ditampilkan seheroik Koko. Pencitraan yang berlebihan tersebut tentu saja tidak mendidik untuk kebhinekaan yang diinginkan. Dan bahkan berkesan sangat politis. Hal ini karena usaha kecil yang dibangun, biasanya hanya menggunakan masyarakat lokal di area tempat kerja yang ada. Jika hal tersebut dilakukan maka kisah lucu pun sebenarnya masih di dapat.

See also  Pemenang Lomba Foto Daring Kebaya dan Kain Tradisional Cerita Wastra

Semoga ke depan, Multivision Plus (MPV) Pictures Film mampu menghadirkan cerita film yang benar menghibur dan tidak sarkasme. Semoga.*

Previous Post

Nameera Aquatic Botanical Hadirkan Skincare Halal HydRadiance Pertama Di Indonesia

Next Post

DSN MUI Pastikan Sukuk ST-0003 Aman dan Sesuai Syariah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks