Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Kisah Arief Abdullah Mendidik 8 Anak jadi Hafidzh Quran

Abi Abdul Jabbar Sidik
16 December 2018 | 13:55
rubrik: Nusantara
Kisah Arief Abdullah Mendidik 8 Anak jadi Hafidzh Quran

ummat fest 2018. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Makassar –Menjadi hafizh Qur’an adalah cita-cita semua orang. Bahkan banyak diantara para orangtua yang kini menyekolahkan anak-anaknya di Pesantren-Pesantren khusus penghafal Al-Qur’an.

Kisah keluarga penghafak Al-Qur’an yang memiliki putra-putri hafiz quran kembali terulang. Di Makassar terdapat sepasang suami istri, mereka dikaruniai anak yang shalih dan shalihah. Lebih membahagiakannya lagi, 8 orang anaknya bisa menjadi hafizh hafizah di usianya yang masih sangat muda.

Adalah Arif Abdullah, ayah yang memiliki keinginan yang luar biasa dalam menjadikan seluruh anaknya menjadi penghafal Al-Qur’an. Wajar sekali bila ia begitu berbahagia, sebab kita tahu betapa besar pahalanya bagi setiap orang yang bisa menjadi penghafal Alquran.

Diawali dengan prestasi anaknya yang bernama Mu’tazhim billah, anaknya yang kini menjadi salah satu mahasiswa di timur tengah. Kemudian disusul oleh ketujuh saudaranya yang lain.

“Kuncinya adalah keikhlasan dan kesungguhan,” ujarnya dari rilis yang diterima Ahad (16/12).

Satu diantara kedelapan anaknya mengalami lumpuh. Ia juga hafizh qur’an yang saat ini masih menuntut ilmu di STIBA Makassar.

“Satu keinginan saya. Bahwa melihat anak-anak bisa menghafal Al-Qur’an adalah sebuah kebanggaan tersendiri,” paparnya dihadapan peserta Ummat Fest 2018 Wahdah Islamiyah, di Gedung Celebes Convention Center (CCC) Kota Makassar, Jumat (14/12).

“Kalau mau lihat anak jadi hafizh, maka sebagai orangtua, kita harus punya teady. Tangis air mata karena harus berpisah dan dana yang tidak sedikit,” pungkasnya. Tio/Kontributor.

See also  UMKM Akan Bisa Maju Bila Bermitra dengan Usaha Besar dalam Rantai Pasok
Previous Post

Rawan Politik Identitas, Muhammadiyah Ajak Ormas Islam Bimbing Moral Umat

Next Post

Dewan Pertimbangan MUI Desak OKI Selamatkan Muslim Uygur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks