Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Kemenag akan Bentuk Satgas Pengawasan Umrah

Abi Abdul Jabbar Sidik
10 December 2018 | 10:36
rubrik: Haji & Umrah
Kemenag Susun 6 Langkah Reformasi Lindungi Jamaah Umrah

Dirjen PHU Nizar ALi. (foto:abi/madaninews)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Dalam upaya untuk pencegahan, pengawasan, dan penanganan permasalahan penyelenggaraan ibadah umrah, Kementerian Agama melalui  Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) berencana segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) pengawasan umrah.

Dirjen PHU Nizar Ali menilai permasalahan umrah butuh perhatian lebih dari Kemenag.

“Untuk itu, kami mengajak beberapa Kementerian/lembaga untuk bekerjasama dalam pembentukan satgas ini,” kata Nizar Ali seperti dilansir dari laman Kemenag, belum lama ini.

Menurut Nizar Ali, Satgas Umrah akan menjadi salah satu tim andalan Kemenag. Satgas, kata dia, betujuan untuk membantu dan melindungi masyarakat dalam mengawal ibadah umrah agar berjalan lebih baik.

“Kami berharap kepada semua Kementerian/lembaga yag terlibat dalam Satgas ini bisa saling membantu dan menindaklanjuti permasalahan umrah yang terjadi ke depan,” kata Nizar Ali.

Menurutnya, selama ini, Kementerian Agama sudah melakukan tindakan untuk melindungi calon jemaah umrah dengan melakukan moratorium izin pendirian PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah), serta memantau PPIU melalui aplikasi online dan offline.

“Dengan adanya Satgas ini, nantinya dapat menindaklanjuti. Untuk itu, MoU harus segera disepakati sebagai payung hukum untuk kita dalam bertindak,” kata Nizar Ali.

Nizar berharap, Satgas dapat berkontribusi untuk jalannya pelaksanaan ibadah umrah yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Terima kasih untuk semua pihak yang terlibat memberi arahan dan pemahaman tentang Satgas ini. Semoga kita satu sepamahaman untuk melindungi masyarakat dalam melaksanakan ibadah umrah. MoU ini dapat menjadi piranti early warning system untuk mencegah permasalahan,” tandas Nizar.

See also  Bolehkah Wanita Haid Masuk Raudhah dan Ziarah ke Makam Nabi Muhammad?
Tags: Satgas Pengawasan Umrah
Previous Post

Tiba di Saudi, Menag Langsung Rapat Bahas Fast Track dan Tenda Armina

Next Post

Indonesia Pengirim Jamaah Umrah Terbanyak Kedua ke Tanah Suci

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks