Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Tiba di Saudi, Menag Langsung Rapat Bahas Fast Track dan Tenda Armina

Abi Abdul Jabbar Sidik
10 December 2018 | 10:27
rubrik: Haji & Umrah
Tiba di Saudi, Menag Langsung Rapat Bahas Fast Track dan Tenda Armina

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menggelar rapat bersama Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nizar Ali, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, Sekretaris Ditjen PHU Ramadhan Harisman, Direktur Bina Haji Khoirizi H Dasir, serta Staf Teknis Haji (STH) I Endang Jumali membahas persiapan haji 2019. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JEDDAH — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah pada Minggu (09/12), pukul 23.10 waktu setempat. Meski sudah tengah malam, Menag langsung memimpin rapat beserta jajarannya di Wisma Haji Indonesia, Jeddah.

Rapat diikuti Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nizar Ali, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, Sekretaris Ditjen PHU  Ramadhan Harisman, Direktur Bina Haji Khoirizi H Dasir, serta Staf Teknis Haji (STH) I Endang Jumali dan pejabat teknis lainnya.

Menag dijadwalkan akan membahas dan menandatangani MoU penyelenggaraan haji bersama Menteri Haji Saudi pada hari ini, 10 Desember 2018. Menurut Menag MoU dengan Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi harus memuat sejumlah hal yang dapat meningkatkan pelayanan bagi jemaah haji Indonesia.

Dua hal yang menjadi sorotan pokok Menag dan dibasah dalam rapat, yaitu: layanan fast track (jalur cepat) untuk seluruh embarkasi, serta penomoran tenda jemaah haji Indonesia di Arafah dan Mina (Armina).

Pada musim haji 1439H/2018M, fast track sudah diberlakukan bagi 70.000 jemaah haji Indonesia  yang berangkat melalui embarkasi Jakarta-Pondok Gede. Tahun ini, Menag minta diperluas penerapannya di 13 embarkasi di seluruh Indonesia.

“Kebijakan fast track dirasa sangat membantu dan mengurangi tingkat kelelahan jemaat haji Indonesia, khususnya ketika proses antrian imigrasi di bandara Jedah maupun Madinah,” terang Menag.

Terobosan kedua adalah penomoran tenda di Arafah dan Mina sesuai nomor kloter jemaah. Untuk haji tahun ini, Menag ingin memastikan jemaah haji Indonesia mendapatkan tenda sesuai dengan kloter masing-masing. “Ini penting agar jemaah haji Indonesia sudah mengetahui sejak awal posisi tendanya di Arafah dan Mian sehingga memudahkan mobilisasi dan penempatan. Juga untuk menghindari tenda ditempati oleh jemaah yang tidak seharusnya menempatinya,” ujar Menag.

See also  RUU Haji Umrah Bakal Disahkan di Rapat Paripurna Besok Selasa

“Saya harap penomoran tenda di Arafah dan Mina akan dapat memberikan kepastian dan kenyamanan yang lebih bagi jemaah haji Indonesia,” tandasnya.

Selain bertemu Menteri Haji Saudi, Menag dijadwalkan meninjau calon Kantor Urusan Haji (KUH) yang baru di Jeddah serta update sejumlah persiapan layanan di Madinah. Menag dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada Rabu,  12 Desember 2018.

Tags: Fast Track haji
Previous Post

Milad AKIC Lahirkan Forum Alumni, Dukung Dakwah Islam di Sydney

Next Post

Kemenag akan Bentuk Satgas Pengawasan Umrah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks