Pendiri Indonesia Murojaah, KH Deden Muhammad Makhyaruddin, mengatakan, aksi Taubat Nasional yang diinisiasi Indonesia Murojaah, berlangsung Minggu tepat pukul 16.30-17.30. Aksi ini melibatkan sedikitnya 30 ribu penghapal Alquran (hafiz) di 34 provinsi. Mereka akan melantunkan hafalan Alquran masing-masing 1 juz per provinsi.
“Masing-masing provinsi membaca satu juz dengan formasi mengurut dari Aceh sampai Papua. Yakni Aceh membaca juz 1, Sumatra Utara membaca juz 2, dan seterusnya. Jakarta sendiri, yaitu yang berpusat di Masjid Istiqlal, kebagian membaca juz 11, Jawa Barat juz 12, dan Banten juz 13,” kata Kiai Deden dari rilis yang diterima Rabu (21/11).
Kata dia, Taubat Nasional ini bisa dilakukan semua orang. Bagi yang belum hapal bisa membaca Alquran sesuai juz provinsinya. Khusus di DKI Jakarta, kegiatan ini dipusatkan di Mesjid Istiqlal, Jakarta Pusat.
“Silahkan bergabung ke Istiqlal atau ke tempat-tempat penyelenggaraan di setiap provinsi. Seperti lembaga-lembaga tahfizh, pesantren-pesantren, majlis-majlis, masjid-masjid, dan tempat-tempat pengajian lainnya,” papar KH Deden.
Selain itu, kata dia dapat pula membaca sendiri-sendiri di tempat masing-masing, di mana saja berada. Bagi yang belum bisa membaca Alquran bisa ikut dengan datang ke tempat Murojaah terdekat untuk mendengarkan.
“Agar bangsa ini larut bersama Kitab Allah dan melupakan ramainya berita-berita tentang negeri ini yang panas. Karena kita tidak tahu siapa dari doa kita yang paling diijbah Allah,” ungkapnya. Tio/Kontributor.
