Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Jimly : Belajarlah Dari Nilai – Nilai Pengabdian Para Pahlawan

Abi Abdul Jabbar Sidik
12 November 2018 | 10:54
rubrik: Nusantara
Jimly : Belajarlah Dari Nilai – Nilai Pengabdian Para Pahlawan

Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie . (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta — Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jimly  Asshiddiqie dalam memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November, menurutnya makna yang paling penting adalah belajar dari nilai-nilai pengabdian para pahlawan dan jejaknya.

“Serta jejak kakinya untuk kita belajar dan menjadikan bahan, supaya kita semua menyiapkan tapak-tapak kaki untuk arah kita masing-masing ke depan,” kata Jimly dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (12/11).

Selain itu dirinya mengajak semua generasi milenial untuk mengenang jasa siapa saja terutama pahlawan nasional. Mengenang jasa-jasanya, mendoakan mereka di tempat terbaik di sisi Tuhan.

“Telapak kaki itu gambaran dari legacy, setiap orang harus berbuat amal jariyah yang dicatat dalam sejarah dikemudian hari, baik itu berguna buat keluarganya, buat tetangga dan buat masyarakat luas,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.

Kepada milenial dia berpesan
dimana menjadi generasi masa kini menghadapinya banyak sekali idola di semua bidang, di semua segi, maka jadikanlah masing-masing bidang hidup dan kehidupan.

“Kita idolanya macam-macam, jangan  terpaku kepada satu idola, misalnya idola bintang film, idola penyanyi, jangan seolah-olah itu saja, karena hidup kita kompleks,” kata Jimly.

Semakin luas kompleksitas kehidupan maka harus menciptakan banyak idola dalam diri kita masing-masing. Dari para idola itu harus diambil dan dipetik makna kehebatannya, kelebihannya, nilai-nilai pengabdiannya untuk sesama. Dipilih mana yang berguna untuk sesama itulah yang dijadikan alasan mengidolakan suatu figur.

Sedangkan untuk para politisi dan tokoh masyarakat, dia mengajak untuk membangun sifat saling menghargai, jangan membangun kebencian satu dengan yang lain, tapi mari bangun sikap saling menghargai.

“Saling memberi apresiasi kepada siapa-siapa saja yang pernah berjasa bagi bangsa dan negara,” kata Jimly. Tio/Kontributor.

See also  Lima Kendala Siswa Kabupaten Soppeng Selama PJJ
Tags: jimly Asshidiqie
Previous Post

BAZNAS bersama Azealbirru Gelar Konser Kepedulian untuk Palu

Next Post

Pengelolaan Wakaf Perlu Dukungan Anggaran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks