Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Kemenag Siapkan Sistem Deteksi Dini Isu Keagamaan

Abi Abdul Jabbar Sidik
2 November 2018 | 10:45
rubrik: Nusantara
Kemenag Siapkan Sistem Deteksi Dini Isu Keagamaan

taf Ahli Menteri Agama Bidang Manajemen Komunikasi dan Informasi Oman Fathurraman. (foto:kemenag)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Kementerian Agama saat ini tengah mempersiapkan sistem deteksi dini isu-isu keagamaan. Sistem ini akan mengoptimalkan peran penyuluh agama sebagai sumber informasi terkait kehidupan keagamaan di wilayah tugas masing-masing.

Hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Menteri Agama Bidang Manajemen Komunikasi dan Informasi Oman Fathurraman, Kamis (01/11), saat memberikan materi pada Workshop Pengawasan bertajuk “Sinergi Memperkuat Narasi Keagamaan di Media”. Acara yang digelar Itjen Kementerian Agama ini berlangsung di Depok dari 31 Oktober – 2 November 2018.

“Kita saat ini tengah mempersiapkan sistem deteksi dini dengan Balitbang-Diklat sebagai leading sectornya. Untuk tahap awal, sedang disiapkan untuk pilot project di wilayah Banten, DKI, dan Jawa Barat,” terang Oman.

Menurutnya, sistem ini mengandalkan penyuluh agama sebagai pengirim informasi sesuai fakta yang mereka temui ditempat tugas. Ada tiga jenis kondisi indikator informasi yang dikirimkan, aman bertanda hijau, rawan bertanda kuning, dan merah untuk tanda gawat.

“Penyuluh akan menginput informasi ke dalam sistem ini. Dengan demikian, isu-isu keagamaan yang berkembang, bisa dideteksi lebih awal,” ujarnya.

Oman berharap, pengembangan sistem ini akan memudahkan Kemenag untuk merumuskan langkah preventif dalam menyikapi setiap dinamika kehidupan keagamaan. Dengan demikian, Kemenag tidak hanya disibukkan dengan hal-hal yang bersifat reaktif. Lebih dari itu, Kemenag juga bisa melakukan proyeksi terhadap upaya peningkatan kualitas kehidupan dan kerukunan di masa mendatang secara lebih progresif.

Oman juga berharap, Kemenag ke depan memiliki database hasil riset (penelitian) terkait kehidupan dan kerukunan umat beragama. Database itu terintegrasi, baik yang bersumber dari hasil penelitian Balitbang-Diklat maupun Ditjen Pendidikan Islam dan lainnya.

See also  Wantim MUI Imbau Umat Jaga Ukhuwah Islamiyah Jelang Pilpres
Tags: Isu KeagamaanKemenagTahun Politik
Previous Post

PBNU dan PP Muhammadiyah Keluarkan Pernyataan Bersama Jelang Tahun Politik

Next Post

Ribuan Pelajar Sekolah Akan Ikuti Kemah Kerohanian Islam di Babel

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks