MADANINEWS.ID, JAKARTA — Para pemegang saham merestui konsorsium investor yang dipimpin Ilham Habibie menjadi pemegang saham pengendali di PT Bank Muamalat Tbk. Adapun keputusan itu diambil dalam Rapat Pemegang Umum Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan di Gedung Muamalat Tower, Kamis (11/10).
“RUPSLB hari ini ada tiga agenda yaitu perpanjangan right issue karena sudah expired 20 September kemarin, kemudian perubahan anggaran dasar ini lebih teknis, serta adanya penggantian manajemen,” tutur Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K. Permana.
Permana mengatakan konsorsium investor ini akan menyuntikkan modal ke Bank Muamalat sebesar Rp2 triliun. Penanaman modal ini melalui mekanisme penerbitan saham baru (right issue) lewat Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Selanjutnya, bank ini akan menerbitkan saham baru sebanyak 20 miliar lembar saham.
β Harga pelaksanaan right issue Rp100 per saham,β kata dia.
Dengan disetujuinya masuknya Ilham Habibie menyuntikkan dana di Bank Muamalat, maka konsorsium investor ini menjadi pemegang saham pengendali di Bank Syariah tertua itu dengan porsi kepemilikan saham sekitar 60 persen. “Ini terdilusi 66 persen,” pungkas Achmad.
Dengan disetujui masuknya Ilham cs, konsorsium ini menjadi pemegang saham pengendali di bank syariah. Kepemilikan sahamnya sebesar 60 persen.
βIni terdilusi 66 persen,β kata dia.
Sekadar informasi, suntikan modal ini akan memperkuat modal perbankan. Konsorsium ini berisi Ilham Habibie, Arifin Panigoro, Lynx Asia, dan SSG Capital.
