Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Linda Sjamsoeddin, Usia tak Jadi Halangan untuk produktif Menulis

Abi Abdul Jabbar Sidik
1 October 2018 | 00:14
rubrik: Sosok
Linda Sjamsoeddin, Usia tak Jadi Halangan untuk produktif Menulis

Linda Sjamsoeddin (60), Penulis buku “Hijabku Wangi Surgaku: Sebuah Perjalanan Hijrah Seorang Muslimah”. (foto/madaninews.id)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Bagi sebagian orang, bisa jadi menulis merupakan kegiatan yang cukup menyulitkan dan perlu keterampilan khusus seperti keterampilan merangkai kata untuk membuat coretan yang penuh akan makna. Tak heran banyak orang yang merasa kesulitan bagaimana dan dari mana ia harus mengawali untuk menulis.

Padahal  menulis bukanlah kegiatan yang sukar untuk dijalani. Malah menulis bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun asal ada kemauan untuk memulai. Menulis bahkan bisa menjadi sebuah hobi dan keasyikan tersendiri untuk mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran dengan bebas.

Itulah yang dirasakan oleh Linda Sjamsoeddin, seorang pengusaha busana muslimah dan biro perjalanan haji & umrah  gemar menulis ditengah kesibukan bisnisnya.

Selain sebagai hobi, bagi perempuan kelahiran Makasar 29 November 1957 ini menulis merupakan salah satu media untuk mencurahkan semua isi hati, menjadikan kegiatan menulis sebagai tempat privasi disela padatnya kesibukan harian yang dijalani. Menulispun menjadi kegiatan yang mudah dan menyenangkan.

Hasilnya, meski di usia yang tak lagi muda Linda berhasil menerbitkan karya pertamanya berjudul “Hijabku Wangi Surgaku: Sebuah Perjalanan Hijrah Seorang Muslimah”, sebuah karya yang ia tulis selama bertahun-tahun.

Melalui buku yang ia tulis sejak tahun 2012 ini Linda ingin berbagi semangat dan pengalaman terkait perjalanan hijrahnya selama bertahun tahun dan kegelisahan-kegelisahan yang ia rasakan tentang permasalahan hijab di kalangan umat islam.

“Buku ini saya tulis berawal dari pengalaman hijrah saya sejak mulai menggunakan hijab hingga kegelisahan dan renungan-renungan pribadi terhadap fenomena pergaulan muslimah di era modern ini. Disana-sini muslimah berpakaian seronok mengumbar auratnya, tampak tak lagi memperhatikan adab-adab islami sebagai seorang muslimah,” kata Linda saat peluncuran Hijabku Wangi Surgaku: Sebuah Perjalanan Hijrah Seorang Muslimah” di Jakarta, Minggu (30/09).

See also  Dari Pisang Goreng ke Tanah Suci: Pasutri Ini Wujudkan Mimpi Haji Setelah 20 Tahun Menabung
Peluncuran buku “Hijabku Wangi Surgaku: Sebuah Perjalanan hijrah Seorang Muslimah”. (foto:madaninews.id)

Disamping itu, buku ini juga menjadi media dakwah bagi Linda dalam mengajak kaum muslimah generasi muda dan tua untuk tak mengabaikan dan menunda perintah untuk menutup aurat dari Allah SWT. Ia pun-dalam buku ini- memberikan beragam contoh dan kisah dari orang-orang sekitar dan tokoh-tokoh yang memulai berhijab dan meraih ketenangan hidup sebagai seorang muslimah.

“Berhijab itu tak sulit jika sudah di jalani. Ada beberapa kisah hijrah dari kalangan artis yang saya kenal dan orang sekitar saya di dalam buku ini. Setelah berhijrah dan mulai istiqomah menggunakan hijab justru mereka semua merasa hidup semakin tenang, merasa Aman dan semakin dekat dengan Allah. Jadi jangan diabaikan dan ditunda perintah Allah untuk berhijab ini” terang Linda.

Linda berharap karyanya ini bisa menjadi salah satu referensi dan inspirasi bagi kaum muslimah di Indonesia untuk mulai melaksanakan perintah menutup aurat dan berhijab.

“Harapan saya tentu saja semoga ini bisa memotivasi para muslimah yang belum menggunakan hijab untuk segera berhijrah. Selain juga semoga buku ini menjadi salah satu kontribusi saya dalam hal dakwah mengajak pada kebaikan dan mencegah kemungkaran,” harap Linda.

Tags: Linda Sjamsoeddin
Previous Post

Wakili IPEMI, Dina Lorenza Ikuti POP Fatayat NU

Next Post

Kemenag Terapkan Sistem Pelaporan Haji Berbasis Aplikasi pada 2019

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks