MADANINEWS.ID, SEMARANG – Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Perwakilan Wilayah Jawa Tengah (PW Jateng) bekerjasama dengan Johar Trade Mall menggelar Bazar Expo 2018 di Johar Trade Mall, Semarang-Jawa Tengah.
Ketua IPEMI PW Jateng Mieke mengatakan Bazar Expo 2018 yang mengambil tema “Ramai Damai” ini akan berlangsung selama 100 hari hingga 1 Januari 2019.
Ia menambahkan kegiatan ini akan melibatkan 50 UKM binaan IPEMI Jateng dan menjadi ajang promosi dari produk-produk mereka. Ke-50 UKM terdiri dari anggota Ipemi lama, anggota baru bergabung dengan niat ingin usaha, ada juga yang sudah mempunyai usaha namun ingin mengembangkan, dan ada juga UKM sudah berkembang dan ingin membuatnya lebih maju.
“Dengan bazar ini, kami berharap perempuan perempuan di Jateng lebih semangat dalam berkarya, berkompetisi, dan nantinya bisa menjadi pribadi yang mandiri,” kata Mieke saat soft opening Bazar Expo 2018, Sabtu (22/09).
Mieke menuturkan IPEMI Jateng akan menjadi wadah yang menjembatani dan memfasilitasi UKM-UKM dan pengusaha muslimah di wilayah Jawa Tengah serta membantu mereka dalam memasarkan produk-produk yang mereka miliki.
“Alasan kenapa kami mengadakan bazar selama 3 bulan atau 100 hari ya agar produk produk yang kita tawarkan tersampaikan ke seluruh warga Jateng,” pungkasnya.
Tentang IPEMi Jawa Tengah
IPEMI Jawa Tengah berdiri sejak bulan Maret 2016, yang terdiri dari 34 pengurus dan telah dilantik pada tanggal 28 April 2016 di Jakarta oleh Ketua Umum PP IPEMI, Hj.Inggrid Kansil.
IPEMI Jateng memiliki visi “Menjadikan muslimah Jawa Tengah yang bermanfaat, tangguh, mandiri, dan berakhlakul karimah dalam meningkatkan ekonomi keluarga dan masyarakat Jawa Tengah pada umumnya melalui spirit muslimah “Kerja keras, cerdas, ikhlas, dan tuntas”.
Tantangan terbesar IPEMI di Jawa Tengah adalah masih banyaknya masyarakat miskin, sekitar 14,5 % dari jumlah penduduk Jawa Tengah 34 juta jiwa, dan jumlah UMKM sekitar 500 ribuan dengan berbagai jenis usaha, dan angka pengangguran sekitar 7 %. Maka kehadiran IPEMI Jawa Tengah harus mampu memberikan warna bagi problem utama di masyarakat Jawa Tengah, dan harus mampu menggelorakan spirit muslim yaitu bermanfaat bagi lingkungannya.
