Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

AJI Jakarta Kecam Vonis 7 Tahun Penjara Jurnalis Reuters di Myanmar

Abi Abdul Jabbar Sidik
9 September 2018 | 10:04
rubrik: Nusantara
Pengadilan Myanmar Penjarakan Jurnalis yang Meliput di Rohingnya

Dua jurnalis Myanmar Wa Lone (kiri ) dan Kyaw Soe Oo di vonis 7 tahu penjara oleh pengadilan Myanmar. (foto:istimewa0

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, JAKARTA – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta mengecam vonis penjara 7 tahun yang dijatuhkan pengadilan Myanmar terhadap 2 jurnalis Reuters Wa Lone (32 tahun) dan Kyaw Soe Oo (28 tahun).

“Vonis tersebut merupakan ancaman serius bagi kebebasan pers, sekaligus preseden buruk dan kemunduran besar bagi demokrasi Myanmar,” ujar Ketua AJI Jakarta, Asnil Bambani Amri ‭kepada Ibadah.id, ahad (9/9).

Menurutnya, kemenangan Partai Liga Nasional untuk Demokrasi yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyii (Peraih Nobel Perdamaian) pada 2010, tidak menjamin kebebasan pers di Myanmar kian membaik. Pada 2017, 20 wartawan lokal dituntut di pengadilan karena dianggap melanggar UU Telekomunikasi.

“Kondisi kebebasan pers di sana memburuk sejak militer mengintervensi konflik horizontal di Negara Bagian Rakhine, pada Agustus 2017,” ungkapnya.

Asnil menambahkan, kekerasan terhadap komunitas Muslim Rohingya terus terjadi, menyebabkan lebih dari 700.000 orang melarikan diri ke Bangladesh. “Militer terus berupaya menutup akses jurnalis, baik lokal maupun internasional, untuk meliput tragedi kemanusiaan itu,” pungkasnya.

Dirinya juga menyampaikan, Reporters Sans Frontieres (RSF), organisasi jurnalis lintas negara yang mendukung kebebasan pers, menempatkan Myanmar pada posisi 137 dalam Indeks Kebebasan Pers Dunia tahun 2018. “Angka itu turun 6 peringkat dari tahun sebelumnya, dan menjadi tren negatif untuk yang pertama kalinya bagi Myanmar sejak 2013, teranf Asnil. Tio/Kontributor.

See also  Peristiwa-peristiwa Bersejarah di Bulan Safar
Tags: Aliansi Jurnalis Independen
Previous Post

MUI Sumbar Tolak Imbauan Kemenag Sosialisasikan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid

Next Post

Cegah Intoleransi Masuk ke Ruang Sekolah, Pergunu Bekali Pelajar Jurnalisme Damai

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks