Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Din Syamsuddin: Penolakan Dakwah UAS Tidak Pantas di Negara Pancasila

Abi Abdul Jabbar Sidik
6 September 2018 | 09:52
rubrik: Nusantara
Din Syamsuddin: Penolakan Dakwah UAS Tidak Pantas di Negara Pancasila

Ketua Dewan Pertimbangan MUI. (Din Syamsuddin)

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, Jakarta–Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin merasa prihatin adanya intimidasi dan penolakan terhadap Ustadz Abdul Somad alias UAS untuk berdakwah.

“Saya termasuk yang sangat prihatin atas penghadang an penghalangan atas UAS yang akan Tabligh diberbagai daerah yang terpaksa batal dan dibatalkan,” ujar Din Syamsuddin di kantor The Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC) Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (6/9).

Menurutnya, tindakan penolakan tidak terjadi di negara Pancasila yang mengagungkan nilai ketuhanan, adil dan beradab.

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menilai pencekalan terhadap UAS merupakan tindakan yang tidak berkeadaban”Di praktek itu dalam hemat saya tidak sesuai dengan prinsip keadaban,” tegasnya.

Dirinya juga menghimbau kepada pihak yang menolak UAS untuk menghentikan tindakan tersebut. Sebab, hal itu mencederai sukhwah islamiyah. “Bicarakanlah baik-baik musyawarahkan lah dengan baik,” harapnya.

Selain itu, ia juga mengimbau aparat penegak hukum khususnya Polri untuk memberikan perlindungan terhadap UAS. Yang dilakukan UAS itu adalah mencerdaskan bangsa.

“(Polri) Harus mengambil langkah-langkah untuk menjamin perlindungan sesuai tugas Polri melindungi. Maka siapaun (Baik itu) Rohaniwan, mubalig, dai dari agama manapun yang menjalankan misi keagaam,” ucapnya.

Din merasa khawatir dengan adanya penolakan itu akan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Sehingga siapapun yang tidak disukai akan ditolak. Tio/Kontributor.

See also  Kemenag Siapkan Program Optimalkan Pembelajaran selama Ramadan 1446 H
Tags: Dewan Pertimbangan MUIDin SyamsuddinPenolakan Dakwah UAS
Previous Post

DMI-IAI Libatkan Masyarakat Dalam Proses Pembangunan Masjid Anti Gempa di Lombok

Next Post

Layanan Haji Indonesia dipuji Komite Haji Saudi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks