Home Gaya Hidup Wisata Halal 4 Daerah di Jawa Barat Jajaki Peluang Wisata Halal

4 Daerah di Jawa Barat Jajaki Peluang Wisata Halal

Gedung Sate, Bangunan Ikonik kebanggaan masyarakat jawa barat. (foto:istimewa)

IBADAH.ID, BANDUNG – Sebanyak 3 Kabupaten dan 1 Kota di Jawa Barat telah mengajukan permohonan untuk ditetapkan menjadi destinasi wisata halal kepada Dinas Pariwisata dan Budaya Jawa Barat (Disparbud Jabar).

Tiga kabupaten tersebut antara lain Kabupaten Bandung,  Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung Barat serta satu kota Cirebon.

“Untuk menjadi daerah wisata halal nantinya akan ada dari Kementrian Pariwisata RI dan Dinas pariwisata dan Kebudayaan Jabar yang akan melakukan assesment ke keempat daerah tersebut,” kata Kepala Disparbud Jabar Ida hernida di Bandung Selasa (04/09)

’’Mudah-mudahan dalam waktu tidak lama lagi, keempat daerah tersebut bisa ditetapkan sebagai daerah wisata halal,” sambungnya.

Menurutnya, tim khusus ini akan melakukan penilaian dan peninjauan secara langsung setelah itu akan menetapkan wisata halal. Ia menambahkan salah satu ciri wisata halal, adanya sertifikasi halal di setiap restoran, hotel maupun objek lainnya. Sedangkan untuk destinasi lain, seperti kolam renang maupun lainnya yakni adanya ruang khusus untuk perempuan dan laki-laki.

’’Ini semua bergantung pada manejemen (pengelola) destinasi wisata yang bisa membedakan mana tempat untuk laki-laki dan perempuan, tidak disatukan begitu saja,” ujar dia.

Ida mengaku bersyukur sejumlah daerah sudah mau mengajukan dan mendeklrasikan destinasi wisata halal. Padahal kata Ida, pihaknya sudah menetapkan Jabar sebagai destinasi halal sejak setahun lalu, namun belum mendapat respon positif dari setiap daerah.

’’Hal ini dikarenakan, warga Jabar mayoritas muslim sehingga penetapan wisata halal kurang begitu penting,” tandasnya.

Padahal kata Ida, bukan seperti itu, sekalipun mayoritas muslim tetap harus ada setfikat halal di setiap rumah makan, restoran maupun hotel dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Begitu pun dengan destinasi wisata, harus terdapat tempat ibadah yang dibedakan antara perempuan dan laki-laki.

’’Hal ini yang masih kurang dipahami oleh pengelola wisata maupun masyarakat,” tandasnya.

Ida berharap langkah yang dilakukan Kabupaten Garut dan tiga daerah lainnya bisa diikuti oleh daerah lainnya untuk mengajuka wisata halal. Dengan demikian wisata halal di Jabar bisa berkembang dengan baik.

’’Ke depan, Jabar bisa mendeklarasikan diri sebagai destinasi wisata halal,” pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here