IBADAH.ID, JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin memberikan pernyataan soal peristiwa Ustadz Abdul Somad (UAS) yang terpaksa membatalkan jadwal ceramahnya di sejumlah tempat di Pulau Jawa karena dugaan intimidasi dan ancaman di Pulau Jawa.
Menag menuturkan jika keselamatan Ustadz Abdul Somad yang dikabarkan membatalkan jadwal ceramahnya di sejumlah tempat Pulau Jawa harus terjamin.
“Saya berharap aparat penegak hukum (jajaran kepolisian) bisa melindungi siapa pun penceramah agama untuk berdakwah di wilayah manapun di negeri ini, sejauh isi ceramahnya dalam rangka mendidik dan mencerahkan wawasan umat,” kata Menag Lukman di Jakarta, Senin (3/8/2018).
“Jaminan perlindungan keselamatan dan keamanan kepada Ustaz Abdul Somad dan kepada semua pemuka dan penceramah agama haruslah terus terjaga dan terpelihara,” sambungnya.
Menag menilai umat beragama perlu siraman rohani. Abdul Somad, selaku salah satu ustaz, punya peran penting demi mewujudkan kebutuhan umat.
“Umat beragama amat memerlukan siraman rohani yang mencerahkan dan mengedukasi pemahaman dan pengamalan keagamaan dari para penceramah agama agar bangsa kita tetap menjadi bangsa yang agamais,” papar Menag.
Sebelumnya, UAS di instagram pribadinya @ustadzabdulsomad menulis bahwa dirinya mendapatkan ancaman dan intimidasi sehingga pihaknya batal menggelar tausiyah di beberapa tempat di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta.
“Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan dan lain-lain terhadap tausiyah di beberapa daerah seperti Grobongan, Kudus, Jepara dan Semarang,” tulisnya.
Menurutnya kejadian tersebut membuat beban panitia yang semakin berat.
“Kondisi psikologis jamaah dan saya sendiri,” tulisnya.
