Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Wahdah Islamiyah Selenggarakan Pelatihan Baca Alquran Metoda Dirosa

Abi Abdul Jabbar Sidik
3 September 2018 | 13:55
rubrik: Nusantara
Wahdah Islamiyah Selenggarakan Pelatihan Baca Alquran Metoda Dirosa

Santri membaca Al-Quran. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, JAKARTA – Wahdah Islamiyah Jakarta dan Depok menggelar Training Of Trainer (TOT) Pengajar Alquran metode Dirosa. Para peserta yang merupakan utusan dari berbagai daerah Cabang Wahdah Islamiyah dibekali berbagai keterampilan sebagai trainer atau pelatih pengajar Alquran metode Dirosa.

Penemu Metode Dirosa, Ustadz Komari mengatakan metode ini disusun oleh kader Wahdah Islamiyah Ustad Komari sejak 2012 lalu. “Para peserta training merupakan para pengajar yang telah berpengalaman mengajar Alquran dengan metode Dirosa, sekaligus berbagi pengalaman dan tips dalam mengajak untuk orang dewasa belajar Alquran,” ujarnya dalam keterangan tulis , Senin (3/9).

Ia menjelaskan metode Dirosa adalah salah satu metode dalam mengajarkan cara baca Alquran khusus orang dewasa dengan 20 kali pertemuan. Adapun pertemuannya bisa lebih fleksibel tergantung dari pengajar dan peserta.

Selain itu metode ini bisa digunakan oleh berbagai kalangan umur dewasa dan profesi baik karyawan perusahaan maupun instansi pemerintah. “Melalui metode ini mampu menghasilkan alumni kurang lebih 16.587 se-Indonesia, dibawa kordinasi Lembaga Pembinaan Pengajaran Dan Pendidikan Quran (LP3Q) DPP Wahdah Islamiyah,” ungkapnya.

Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak 31 Agustus hingga 2 September 2018. Kegiatan digelar di Anjugan Jawa Barat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur.

Tentang Wahdah Islamiyah 

Wahdah Islamiyah adalah sebuah Organisasi Massa (Ormas) Islam yang mendasarkan pemahaman dan amaliyahnya pada Al Qur’an dan As Sunnah sesuai pemahaman As Salaf Ash-Shalih (Manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah). Organisasi ini bergerak di bidang da’wah, pendidikan, sosial, kewanitaan, informasi, kesehatan dan lingkungan hidup.

Organisasi ini pertama kali didirikan pada tanggal 18 juni 1988 M dengan nama Yayasan Fathul Muin (YFM), berdasarkan akta notaris Abdullah Ashal, SH No.20.
Untuk menghindari kesan kultus individu terhadap KH.Fathul Muin Dg.Mangading (Seorang ulama kharismatik Sulsel yang di masa hidupnya menjadi Pembina para pendiri YFM) dan agar dapat menjadi Lembaga Persatuan Ummat, pada tanggal 19 Februari 1998 M nama YFM berubah menjadi Yayasan Wahdah Islamiyah (YWI) yang berarti “Persatuan Islam”.

See also  BSI Maslahat Hadirkan Mudahnya Berkurban Secara Digital Melalui BSI Mobile

Perkembangan Dakwah Wahdah Islamiyah yang sangat pesat dirasa tidak memungkinkan lagi lembaga Islam ini bergerak dalam bentuk Yayasan, maka dalam Musyawarah YPWI ke-2, tanggal 1 Shafar 1422 H (bertepatan dengan 14 April 2002 M) disepakati mendirikan organisasi massa (ormas) dengan nama yang sama, yaitu Wahdah Islamiyah (WI). Sejak saat itulah, YPWI yang merupakan cikal bakal berdirinya ormas WI disederhanakan fungsinya sebagai lembaga yang mengelola pendidikan formal milik Wahdah Islamiyah.

Tags: Pengajar Alquran metode Dirosawahdah islamiyah
Previous Post

Gandeng HIJUP, CIMB Syariah Luncurkan HIJUP Member Card

Next Post

Kemenkop dan UKM Dorong Perkembangan UKM Komponen Otomotif di Karawang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks