Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Tak Masuk Rangkaian Haji, Pemerintah Tidak Fasilitasi Ibadah Tarwiyah

Abi Abdul Jabbar Sidik
15 August 2018 | 09:45
rubrik: Haji & Umrah
Tak Masuk Rangkaian Haji, Pemerintah Tidak Fasilitasi Ibadah Tarwiyah

jamaah haji wukuf di Arafah. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, MAKKAH – Sebagian jemaah haji asal Indonesia ada yang ingin melaksanakan tarwiyah  yakni amalan sunah dalam berhaji yang dilakukan pada 8 Dzulhijjah. Dinamakan hari tarwiyah (perbekalan) karena jemaah haji pada zaman Rasulullah SAW mulai mengisi perbekalan air di Mina pada hari itu untuk perjalanan wukuf di Arafah.

Kini, pemerintah Saudi lewat peraturan hajinya tidak memasukkan tarwiyah dalam rangkaian ibadah haji. Kementerian Agama (Kemenag) juga menyesuaikan hal tersebut karena pelaksanaan tarwiyah bukan termasuk rukun atau wajib haji.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan, pihaknya tidak melarang jemaah yang akan melakukan tarwiyah, namun juga tidak akan memfasilitasi. Sebab menurut Menag, dalam penyelenggaraan haji pemerintah berpedoman kepada keabsahan ibadah.

“Tidak pada afdloliyat atau keutamaan,” tegas Menag, Selasa (14/08) siang di Kantor Daker Makkah ‘Al Mabrur’.

Menag mengingatkan, bagi jemaah yang melaksanakan tarwiyah maka harus mempersiapkan kondisi fisik yang prima.

“Kondisi kesehatan jemaah berpotensi terkuras dan kelelahan karena harus melakukan perjalanan ekstra ke Mina baru kemudian bergabung dengan jemaah reguler lainnya di Arafah,” kata Menag.

Padahal saat itu, imbuh Menag, Mina sebenarnya dalam kondisi yang belum siap ditinggali jemaah. “Karena pada saat yang sama seluruh muassasah, maktab dan petugas kita fokus berada di Arafah,” jelasnya lagi. Hal ini menurut Menag, membuat jemaah tarwiyah rawan dalam aspek keamanan maupun kenyamanan.

“Saya imbau regu dan rombongan serta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji memiliki tanggung jawab tinggi kepada jemaahnya yang ikut tarwiyah,” pungkasnya

See also  Dalam Sepekan, Hampir 500 Jamaah Haji Tersesat di Madinah
Tags: haji 2018Tarwiyah
Previous Post

Ini Poin Utama Haji Menurut Imam Shamsi Ali

Next Post

Ini Strategi BI Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks