MADANINEWS.ID, JAKARTA — Kawasan wisata tidak hanya dapat menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk memperkuat hubungan spiritual dan kebersamaan. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk berupaya menghadirkan fungsi tersebut melalui Masjid Apung An-Nur Jakarta, yang diarahkan menjadi pusat ibadah, syiar Islam, dan interaksi sosial.
Langkah ini dimulai melalui kegiatan “Ancol Berdzikir & Bershalawat: Menuju 5 Abad Jakarta” di Plaza Masjid Apung An-Nur, Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (31/10/2026). Acara tersebut dihadiri sekitar 5.000 peserta dari kalangan alim ulama, habaib, pejabat pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat umum.
Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Syahmudrian Lubis mengatakan, kegiatan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, di luar fungsi rekreasi.
“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Ancol untuk tidak hanya menghadirkan destinasi rekreasi, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk membangun kedekatan spiritual dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan,” kata Syahmudrian di Jakarta, Senin.
Masjid sebagai Ruang Kebersamaan
Bagi Ancol, keberadaan Masjid Apung An-Nur diharapkan dapat mendukung kegiatan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antarmasyarakat. Syahmudrian berharap masjid tersebut menjadi tempat yang menghadirkan ketenangan dan manfaat secara berkelanjutan.
“Kami berharap Masjid Apung An-Nur dapat menjadi tempat yang senantiasa menghadirkan ketenangan, keberkahan, dan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Kegiatan dzikir dan shalawat itu juga dikaitkan dengan momentum menuju lima abad Jakarta. Menurut Syahmudrian, pembangunan kota tidak cukup hanya mengandalkan kemajuan fisik dan modernisasi tata kelola, tetapi juga perlu ditopang nilai kemanusiaan, budaya, toleransi, dan spiritualitas.
“Tetapi juga kuat dalam nilai kemanusiaan, budaya, toleransi, dan spiritualitas,” tutur Syahmudrian.
Ia menambahkan, semangat dzikir, shalawat, dan kebersamaan dapat menjadi pengingat bahwa membangun Jakarta merupakan tanggung jawab bersama. Nilai tersebut, menurutnya, perlu hadir dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya dalam kegiatan seremonial.
Bagian dari Transformasi Ancol
Ancol menyatakan akan terus mengembangkan kawasan yang tidak hanya berorientasi pada wisata dan rekreasi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Dalam arah tersebut, Masjid Apung An-Nur diharapkan menjadi salah satu ruang yang mempertemukan aktivitas spiritual dan kehidupan sosial.
“Ancol terus bertransformasi dan berkomitmen untuk menghadirkan kawasan yang tidak hanya menjadi destinasi wisata dan rekreasi, tetapi juga ruang publik yang memberikan nilai tambah, mempererat kebersamaan, serta membawa manfaat bagi masyarakat,” ungkap Syahmudrian.
Kegiatan Ancol Berdzikir & Bershalawat menjadi agenda perdana setelah Masjid Apung An-Nur Jakarta diresmikan pada 16 Oktober 2026. Ke depan, keberlanjutan aktivitas keagamaan dan sosial akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan masjid sebagai ruang yang terbuka dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
