MADANINEWS.ID, MADINAH – Persiapan fasilitas I’tikaf di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, mulai menunjukkan perubahan. Area yang selama ini dikaitkan dengan penggunaan tenda sementara disebut akan ditata menggunakan fasilitas permanen, sehingga pemasangan dan pembongkaran tenda tidak lagi diperlukan setiap musim I’tikaf.
Informasi tersebut dilaporkan The Islamic Information pada 20 Oktober 2026, mengutip keterangan pekerja konstruksi di lokasi. Para pekerja menyebut penataan baru itu ditujukan untuk menghidupkan kembali pelaksanaan I’tikaf dengan fasilitas yang bersifat permanen. Meski demikian, belum ada rincian resmi mengenai desain, kapasitas, maupun waktu operasional fasilitas tersebut.
Konstruksi Terlihat di Area Masjid Nabawi
Sejumlah tanda pengerjaan terlihat di sekitar bangunan masjid. Foto-foto yang dimuat dalam laporan tersebut memperlihatkan pembatas proyek berwarna putih dengan logo Masjid Nabawi. Pada pembatas itu tercantum tulisan berbahasa Inggris, “Work in progress, thank you for your cooperation”, yang berarti pekerjaan sedang berlangsung dan pengunjung diminta bekerja sama.
Aktivitas konstruksi juga terlihat dari keberadaan beberapa tower crane di area pekerjaan. Di bagian atap, pekerja tampak memasang unit pendingin udara luar ruangan merek Samsung pada rangka baja, sementara pekerja lain melakukan pengelasan di dekatnya. Kabel juga terlihat melewati celah pada bagian ornamen batu berukir di bawah garis atap bangunan.
Rangkaian aktivitas tersebut memperlihatkan adanya pekerjaan konstruksi di sekitar masjid. Namun, belum ada keterangan terperinci yang memastikan seluruh pekerjaan yang terlihat itu merupakan bagian khusus dari fasilitas I’tikaf, termasuk spesifikasi teknis dan fungsi setiap komponen yang sedang dipasang.
Apa yang Berubah dari Fasilitas I’tikaf?
Jika rencana penggunaan fasilitas permanen itu terlaksana, perubahan utamanya terletak pada pola penyiapan area I’tikaf. Pengelola tidak lagi perlu bergantung pada tenda yang dipasang menjelang pelaksanaan ibadah dan dibongkar setelah kegiatan berakhir, sebagaimana digambarkan dalam laporan tersebut.
I’tikaf merupakan ibadah berdiam diri di masjid untuk memperbanyak ibadah, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Di Masjid Nabawi, pelaksanaannya juga didukung pengaturan area dan layanan bagi jemaah. Pada Ramadan 2026, otoritas resmi Arab Saudi melaporkan adanya pengaturan tempat I’tikaf serta penyediaan berbagai layanan untuk mendukung kenyamanan jemaah.
Kendati demikian, belum dapat dipastikan apakah fasilitas permanen yang sedang disiapkan akan mengubah kapasitas peserta, sistem pendaftaran, pembagian area laki-laki dan perempuan, atau fasilitas pendukung lainnya. Informasi mengenai aspek-aspek tersebut masih perlu menunggu pengumuman dari otoritas pengelola Masjid Nabawi.
Perkembangan ini menjadi perhatian menjelang Ramadan berikutnya. Kepastian mengenai bentuk fasilitas, kapasitas, dan jadwal penggunaannya akan menjadi informasi penting bagi jemaah yang berencana menjalankan I’tikaf di Masjid Nabawi.
