MADANINEWS.ID, MAKKAH – Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi, terus memperluas akses terhadap pendidikan Al-Quran bagi jemaah dengan kebutuhan yang beragam. Terbaru, Otoritas Urusan Keagamaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi membuka kelas Al-Quran khusus bagi perempuan tunarungu.
Program tersebut memberikan kesempatan bagi perempuan tunarungu untuk mengikuti pembelajaran Al-Quran secara langsung di lingkungan Masjidil Haram. Metode pengajaran dan komunikasi dalam kelas disesuaikan dengan kebutuhan peserta.
Belajar Al-Quran dengan Metode yang Disesuaikan
Kelas ini tidak sekadar menyediakan ruang belajar, tetapi juga menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan kondisi peserta. Metode komunikasi yang digunakan dirancang agar perempuan tunarungu dapat mengikuti materi Al-Quran dengan lebih mudah.
Melansir laman Ajel.sa, pendekatan tersebut ditujukan untuk membantu peserta mempelajari Al-Quran, memahami maknanya, sekaligus mengembangkan kemampuan mereka dalam bidang Al-Quran.
Penyesuaian metode menjadi bagian penting agar proses pembelajaran dapat berlangsung dalam lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan perempuan tunarungu.
Kesempatan Setara di Masjidil Haram
Kehadiran kelas khusus tersebut juga membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi perempuan tunarungu dalam kegiatan pendidikan dan keagamaan di Masjidil Haram.
Program ini merupakan bagian dari pengembangan layanan pendidikan Al-Quran yang dilakukan Otoritas Urusan Keagamaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Pengembangan tersebut mempertimbangkan kebutuhan pendidikan dari berbagai kelompok serta metode komunikasi yang sesuai.
Dengan adanya kelas khusus ini, perempuan tunarungu memiliki kesempatan untuk mendapatkan pembelajaran Al-Quran dalam lingkungan Masjidil Haram dengan pendekatan yang dirancang sesuai kebutuhan mereka.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat upaya menghadirkan layanan pendidikan dan keagamaan yang dapat diakses oleh lebih banyak kelompok, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan komunikasi dan pembelajaran berbeda.
