Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Kemenhaj Rilis Jadwal Perjalanan Haji 2027, Jemaah Mulai Masuk Asrama 10 April

Abi Abdul Jabbar Sidik
21 October 2026 | 12:00
rubrik: Haji & Umrah
Begini Alur Keberangkatan Jemaah Haji Jabar dari Asrama Haji ke Bandara Kertajati

keberangkatan jamaah haji indonesia ke tanah suci. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Jemaah haji Indonesia 2027 sudah memiliki gambaran jadwal perjalanan sejak dari Tanah Air hingga kembali ke Indonesia. Kementerian Haji dan Umrah telah menetapkan rencana perjalanan haji 1448 Hijriah/2027 Masehi sebagai acuan penyelenggaraan.

Tahapan dimulai dari masuk asrama haji pada April 2027, dilanjutkan pemberangkatan dalam dua gelombang menuju Arab Saudi. Rangkaian tersebut kemudian berlanjut hingga puncak haji pada pertengahan Mei dan kepulangan jemaah ke Tanah Air.

Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, mengatakan kepastian jadwal diperlukan agar seluruh pihak dapat mempersiapkan penyelenggaraan secara terkoordinasi.

“Penyelenggaraan haji merupakan kerja besar yang membutuhkan kesiapan sejak jauh hari. Jadwal perjalanan ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, dan pelayanan jemaah, sehingga setiap tahapan dapat berjalan tertib,” ujar Teguh di Jakarta (20/10).

10 April 2027 Jemaah Mulai Masuk Asrama

Rencana perjalanan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tentang Rencana Perjalanan Haji Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi. Keputusan itu ditetapkan di Jakarta pada 29 September 2026.

Berdasarkan keputusan tersebut, jemaah mulai masuk asrama haji pada 10 April 2027.

Sehari setelahnya, pemberangkatan gelombang pertama dari Tanah Air menuju Madinah dimulai. Sementara pemberangkatan gelombang kedua menuju Jeddah dijadwalkan mulai 26 April 2027.

Masa operasional pemberangkatan berlangsung selama 30 hari. Masing-masing gelombang mendapatkan waktu operasional selama 15 hari.

Gelombang pertama menuju Madinah berakhir pada 25 April 2027. Adapun gelombang kedua menuju Jeddah berlangsung hingga 10 Mei 2027.

14 Mei Mulai Bergerak ke Arafah

Setelah rangkaian perjalanan dan pelaksanaan ibadah di Arab Saudi, jemaah dijadwalkan mulai bergerak dari Makkah menuju Arafah pada 14 Mei 2027.

See also  Dalam Waktu Dekat, Pemerintah RI Akan Perketat Proses Penerbitan Visa Umrah

Puncak ibadah haji berupa wukuf di Arafah dijadwalkan berlangsung pada 15 Mei 2027.

Rangkaian berikutnya adalah Iduladha pada 16 Mei 2027, kemudian hari-hari Tasyrik pada 17–19 Mei 2027.

Tanggal-tanggal tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam kalender perjalanan haji karena berkaitan dengan rangkaian puncak pelaksanaan ibadah haji.

Kepulangan Dimulai 21 Mei

Setelah rangkaian puncak haji selesai, jemaah mulai memasuki tahapan kepulangan.

Gelombang pertama dijadwalkan berangkat dari Makkah melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, menuju Tanah Air mulai 21 Mei 2027.

Sementara gelombang kedua akan melakukan perjalanan dari Madinah melalui Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz mulai 5 Juni 2027.

Masa operasional pemulangan juga berlangsung selama 30 hari. Gelombang pertama dijadwalkan tiba di Indonesia mulai 21 Mei hingga 4 Juni 2027.

Adapun kedatangan jemaah gelombang kedua berlangsung mulai 5 Juni dan berakhir pada 20 Juni 2027.

Tinggal 38–40 Hari di Arab Saudi

Dalam keputusan tersebut, rata-rata masa tinggal jemaah haji di Arab Saudi ditetapkan sekitar 38–40 hari.

Penyusunan rencana perjalanan mengacu pada kalender Ummul Quro Arab Saudi. Dokumen tersebut mencakup kalender kegiatan, masa operasional pemberangkatan dan pemulangan, serta rata-rata masa tinggal jemaah.

Teguh menekankan, kepastian tanggal harus diikuti dengan kesiapan operasional di setiap tahapan penyelenggaraan.

“Yang perlu dipastikan bukan hanya jadwalnya tersedia, tetapi seluruh unsur penyelenggara memahami tahapan dan tanggung jawabnya. Setiap proses harus dipersiapkan dengan cermat karena menyangkut perjalanan ibadah dan keselamatan jemaah,” katanya.

Rencana perjalanan tersebut menjadi pedoman bagi unit kerja di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah serta pihak terkait dalam mempersiapkan mobilisasi jemaah haji 1448 H/2027 M.

Apabila terdapat perubahan penetapan tanggal Hijriah dan/atau jadwal penyelenggaraan ibadah haji oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang memengaruhi rencana perjalanan, penyesuaian akan dilakukan sesuai ketentuan dalam keputusan tersebut.

See also  Kereta Cepat Haramain Angkut 1,16 Juta Penumpang Selama Musim Haji 1447 H

Dengan adanya jadwal ini, persiapan haji 2027 kini memiliki acuan waktu yang lebih jelas, mulai dari keberangkatan jemaah dari Tanah Air, pelaksanaan puncak ibadah di Arafah, hingga kepulangan ke Indonesia.

Tags: haji 2027jadwal haji 2027jemaah hajikeberangkatan hajipelunasan hajirencana Perjalanan Haji
Previous Post

Hujan Lebat Guyur Makkah, Otoritas Beri Imbauan Penting bagi Jemaah Umrah

Next Post

Danantara Kuasai Hotel dan Lahan 4,4 Hektare di Makkah, Perkuat Ekosistem Jemaah Haji-Umrah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks