MADANINEWS.ID, Madinah — Pemerintah Arab Saudi kembali membuka peluang baru bagi para jamaah umrah dan wisatawan religi yang berkunjung ke Tanah Suci. Kini, pemegang visa kunjungan (visit visa) sudah bisa mengikuti kelas Al-Qur’an di Masjid Nabawi serta mendaftar kursus bahasa Arab di Universitas Islam Madinah.
Kebijakan baru ini menjadi angin segar bagi pengunjung jangka pendek yang ingin menimba ilmu agama secara formal selama berada di Arab Saudi. Dilansir dari The Islamic Information, program tersebut memungkinkan peserta memadukan pendidikan Al-Qur’an di Masjid Nabawi dengan pelatihan bahasa Arab intensif di Universitas Islam Madinahselama masa tinggal mereka.
Belajar Al-Qur’an Langsung di Masjid Nabawi
Presidensi Umum Urusan Masjid Nabawi kini membuka kelas Al-Qur’an harian untuk semua pengunjung, tanpa batasan jenis visa. Kelas ini diadakan langsung di area Masjid Nabawi dan tersedia untuk berbagai tingkatan kemampuan — mulai dari pemula hingga peserta tingkat lanjut yang mempelajari tafsir.
Seluruh program ini gratis dan bisa diikuti oleh siapa pun yang memiliki waktu selama berada di Madinah. Peserta cukup mendaftar melalui tautan resmi kelas Al-Qur’an di Masjid Nabawi, lalu hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Dengan sistem pengajaran langsung di kompleks masjid, jamaah bisa merasakan pengalaman spiritual sekaligus pendidikan yang mendalam — belajar membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an di salah satu tempat tersuci umat Islam.
Kursus Bahasa Arab di Universitas Islam Madinah
Selain belajar Al-Qur’an, pemegang visa kunjungan juga bisa mengikuti kursus bahasa Arab intensif di Universitas Islam Madinah.
Program ini berlangsung selama enam minggu, mencakup pelatihan membaca, menulis, hingga percakapan sehari-hari.
Peserta dapat memilih level sesuai kemampuan mereka. Bagi yang ingin memperdalam, masa belajar bisa diperpanjang hingga dua bulan. Berbeda dengan kelas Al-Qur’an, kursus bahasa Arab di universitas ini berbayar, namun memiliki sistem belajar yang terstruktur dan disertai evaluasi di setiap level.
Pendaftaran dilakukan melalui situs resmi Universitas Islam Madinah, dengan kuota peserta terbatas.
Dua Bulan Belajar di Kota Nabi
Menariknya, Masjid Nabawi dan Universitas Islam Madinah berlokasi berdekatan, sehingga peserta dapat menggabungkan kedua program tersebut. Setiap hari, pengunjung bisa memulai pagi dengan kelas Al-Qur’an di Masjid Nabawi dan melanjutkan sore hari dengan kursus bahasa Arab di kampus universitas.
Kombinasi ini memungkinkan peserta belajar selama dua bulan penuh di Madinah — kesempatan langka yang sebelumnya belum tersedia bagi wisatawan religi.
Meski sistem pendaftarannya terpisah, kedua lembaga tersebut menghadirkan pengalaman belajar yang saling melengkapi: Masjid Nabawi menawarkan fleksibilitas dan nuansa spiritual, sementara Universitas Islam Madinah menghadirkan pembelajaran akademik yang terukur.
Dengan kebijakan baru ini, Arab Saudi memperkuat posisi Madinah bukan hanya sebagai kota ziarah dan spiritualitas, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an dan bahasa Arab bagi dunia Islam.
