MADANINEWS.ID, MADINAH — Panas yang menyengat di kawasan Masjid Nabawi dihadapi dengan sistem penyejuk berskala besar. Sebanyak 436 kipas kabut air dan 250 payung raksasa ditempatkan untuk membantu menjaga kenyamanan jemaah, terutama saat beraktivitas dan beribadah di area terbuka.
Tak berhenti pada dua fasilitas tersebut, kawasan Masjid Nabawi juga dilengkapi sistem pendingin udara terpusat, 10.000 wadah air Zamzam dingin, serta 27 kubah bergerak. Berbagai fasilitas itu dirancang untuk menciptakan kondisi yang lebih nyaman bagi jemaah dan peziarah sepanjang hari.
Fasilitas penyejuk tersebut menjadi bagian dari layanan terpadu yang disiapkan Otoritas Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, terutama ketika suhu meningkat dan aktivitas jemaah di kawasan masjid tetap padat.
250 Payung Raksasa Jadi Pelindung di Area Terbuka
Di halaman Masjid Nabawi, keberadaan 250 payung raksasa menjadi salah satu elemen paling mencolok. Payung-payung tersebut berfungsi menciptakan area teduh sekaligus mengurangi paparan langsung sinar matahari bagi jemaah yang bergerak maupun beribadah di kawasan terbuka.
Fungsi payung menjadi penting karena halaman Masjid Nabawi tidak hanya menjadi jalur mobilitas jemaah, tetapi juga digunakan sebagai bagian dari ruang beribadah. Karena itu, perlindungan terhadap panas matahari menjadi bagian dari pengelolaan kenyamanan di kawasan tersebut.
Sementara itu, di bagian dalam bangunan, Masjid Nabawi mengandalkan sistem pendingin udara terpusat untuk menjaga temperatur ruangan tetap nyaman bagi jemaah yang menjalankan ibadah dalam waktu lama.
436 Kipas Kabut Bantu Sejukkan Halaman
Untuk memperkuat sistem penyejuk di luar ruangan, 436 kipas kabut air dioperasikan di sejumlah titik. Perangkat ini menyemprotkan butiran air halus ke udara untuk membantu menurunkan temperatur di sekitar area jemaah.
Kipas kabut tersebut menjadi pelengkap bagi payung raksasa dan sistem pendingin lain yang telah tersedia. Kombinasi sejumlah teknologi itu membuat upaya menjaga kenyamanan tidak hanya terpusat di ruang dalam, tetapi juga menjangkau bagian halaman masjid.
Penempatan fasilitas penyejuk di berbagai lokasi juga memungkinkan jemaah tetap mendapatkan perlindungan dari hawa panas saat berpindah tempat maupun ketika menunggu waktu salat.
10.000 Wadah Zamzam Dingin Disiapkan
Selain menjaga suhu lingkungan, layanan bagi jemaah turut didukung penyediaan air Zamzam dingin. Sebanyak 10.000 wadah ditempatkan untuk memenuhi kebutuhan jemaah selama berada di kawasan Masjid Nabawi.
Air Zamzam dingin menjadi bagian dari fasilitas pendukung yang melengkapi upaya pengendalian panas. Di tengah suhu yang tinggi, ketersediaan air minum yang mudah dijangkau menjadi salah satu bagian penting dari kenyamanan jemaah.
Masjid Nabawi juga memiliki 27 kubah bergerak yang menjadi bagian dari sistem fasilitas kawasan. Keberadaan kubah tersebut melengkapi sejumlah infrastruktur lain yang disiapkan untuk mendukung aktivitas ibadah para jemaah.
Dari Pendingin hingga Kabut Air, Semua untuk Kenyamanan Jemaah
Rangkaian fasilitas tersebut memperlihatkan bagaimana pengelolaan Masjid Nabawi tidak hanya berfokus pada ruang ibadah, tetapi juga pada kenyamanan jemaah dalam menghadapi kondisi lingkungan.
Sistem pendingin udara, payung raksasa, kipas kabut air, kubah bergerak, hingga ribuan wadah Zamzam dingin bekerja sebagai satu kesatuan layanan untuk membantu jemaah menjalankan ibadah dengan lebih nyaman.
Di tengah cuaca panas Madinah, keberadaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan suasana yang lebih sejuk, tenang, dan mendukung aktivitas ibadah di salah satu masjid yang menjadi tujuan utama umat Islam dunia.
