Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 Satukan Industri Halal dan Pendidikan

Abi Abdul Jabbar Sidik
28 August 2026 | 15:25
rubrik: Ekonomi Syariah, Info Halal
Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 Satukan Industri Halal dan Pendidikan

Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 digelar 28–30 Agustus di JICC, mempertemukan industri halal, pendidikan, teknologi, dan komunitas. (Foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Industri halal tidak lagi hanya berbicara mengenai makanan dan minuman. Ekosistemnya semakin meluas ke sektor pendidikan, gaya hidup, fesyen, teknologi hingga tekstil. Beragam sektor tersebut akan dipertemukan dalam Pekan Halal Indonesia (PHI) & EduNation Festival 2026.

Gelaran tersebut dijadwalkan berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, dengan harga tiket masuk Rp20.000.

Menjelang penyelenggaraan acara, PHI & EduNation Festival 2026 kembali menggelar press conference di Dream Dates Artisan Bakery & Restaurant, Senopati, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Dalam konferensi pers kedua tersebut, sejumlah mitra turut hadir, di antaranya Glamlocal, Halal Kulture, dan Deatextile sebagai event partner, iFortepay sebagai Official Payment, serta Bank Syariah Indonesia sebagai Supported Partner.

Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswasti selaku penyelenggara, Vibiadhi Swasti Pradana, mengatakan PHI diinisiasi untuk membangun ekosistem industri halal yang terintegrasi.

“Melalui PHI, kami ingin membangun sebuah ekosistem yang terintegrasi dan dapat menjadi one-stop solution. Industri halal tidak hanya berbicara mengenai perdagangan, tetapi juga pendidikan, gaya hidup, keterampilan, teknologi, dan berbagai sektor lainnya,” ujar Vibiadhi.

Industri Halal Bertemu Pendidikan

Sektor pendidikan menjadi salah satu bagian yang akan diperkuat melalui kolaborasi PHI dengan EduNation Festival.

Ketua KOPIN Ustadz Ali Saman Hasan mengatakan pendidikan memiliki peran dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya mampu bersaing secara global, tetapi juga mempunyai fondasi nilai dan akhlak.

“Ketika seseorang memiliki daya saing global, dia juga harus memiliki kesadaran terhadap nilai nilai halal. Pendidikan tidak hanya menggabungkan knowledge, tetapi juga akhlak,” ujar Ali Saman Hasan.

Menurutnya, kesadaran mengenai halal perlu diperkenalkan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

See also  Pemerintah Bakal Bentuk Badan Ekonomi Syariah, Gantikan KNEKS

Konsep halal dalam pendidikan juga tidak hanya menyangkut makanan dan minuman. Penerapannya dapat mencakup berbagai kebutuhan dalam ekosistem pendidikan, termasuk seragam dan buku.

Melalui kolaborasi tersebut, PHI & EduNation Festival ingin mempertemukan perspektif industri dengan pengembangan pendidikan dan generasi muda dalam satu gelaran.

Teknologi Pembayaran Ikut Masuk Ekosistem

Perkembangan ekosistem halal juga bersinggungan dengan pemanfaatan teknologi dalam aktivitas usaha.

Chief Executive Officer iForte Valerino Wijaya mengatakan digitalisasi dapat memberikan kemudahan kepada pelaku usaha dalam melakukan transaksi.

Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah QRIS Soundbox, yang memberikan notifikasi suara ketika transaksi pembayaran melalui QRIS berhasil dilakukan.

“Pada saat terjadi pembayaran, akan muncul suara notifikasi. Dari sisi penjual, ini membantu mengetahui bahwa transaksi sudah dilakukan. Di sisi lain, pembayar juga dapat menerima konfirmasi dan merasa yakin bahwa pembayarannya sudah berhasil,” jelas Valerino.

Solusi tersebut diharapkan membantu memperlancar transaksi sekaligus mengurangi antrean.

Teknologi pembayaran tersebut dinilai relevan dengan besarnya jumlah usaha mikro di Indonesia. Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan itu, terdapat lebih dari 30,2 juta unit usaha mikro di Indonesia.

Gandeng Komunitas Otomotif hingga Muslim Bikers

Tak hanya industri dan pendidikan, pendekatan berbasis komunitas akan menjadi salah satu warna dalam PHI & EduNation Festival 2026.

Direktur Mumtaz Creative sekaligus Halal Kulture Agung Mulyawan Paramata menilai industri halal memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pendekatan komunitas dan gaya hidup.

Menurutnya, konsep halal bahkan semakin berkembang dan tidak hanya relevan bagi masyarakat Muslim.

“Secara industri, segmen Muslim dan industri halal ini merupakan salah satu segmen yang sangat besar. Semakin ke sini, hal-hal yang berkaitan dengan halal ternyata tidak hanya relevan untuk Muslim,” kata Agung.

See also  Survei: Sertifikasi Halal Jadi Magnet Utama Wisatawan Muslim

Melalui Halal Kulture, sejumlah komunitas akan dilibatkan dalam PHI 2026, termasuk komunitas otomotif dan muslim bikers.

Program Sunday Morning Hype juga akan menjadi bagian dari kegiatan.

Selain itu, sejumlah diskusi disiapkan dengan mengangkat topik yang beragam, mulai dari cryptocurrency, ekonomi syariah, bisnis hingga keuangan syariah.

Kehadiran komunitas dan berbagai diskusi tersebut sekaligus memperluas cakupan acara dari pameran menjadi ruang interaksi antara pelaku industri dan masyarakat.

Produk Halal Tak Cuma Makanan, Ada Tekstil

Sektor lain yang akan diperkenalkan adalah industri tekstil halal.

CEO Deatextile Adwil Yusuf mengatakan produk halal bukan sesuatu yang sederhana karena membutuhkan sertifikasi halal.

“Produk halal tentunya bukan sesuatu yang sederhana. Produk tersebut harus memiliki sertifikasi halal. Dalam event ini, kami akan membawa produk halal yang berbeda, yaitu produk tekstil,” ujar Adwil.

Deatextile mengembangkan produk tekstil mulai dari proses hulu hingga menjadi produk akhir.

Perusahaan tersebut juga menjalin kerja sama dengan sejumlah institusi pendidikan.

Di antaranya Universitas Indonesia dalam pembuatan seragam, serta sejumlah universitas lainnya untuk kebutuhan jas, almamater, toga, dan produk tekstil lainnya.

Keterlibatan sektor tekstil semakin memperluas gambaran mengenai ekosistem yang ingin ditampilkan dalam Pekan Halal Indonesia.

Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 akan menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha, institusi pendidikan, komunitas, dan masyarakat.

Gelaran tersebut diarahkan menjadi tempat memperoleh informasi sekaligus membuka peluang kolaborasi di berbagai sektor yang berkaitan dengan ekosistem halal dan pendidikan.

Selain menghadirkan pelaku industri, pengunjung dapat mengikuti berbagai program komunitas dan diskusi mengenai isu ekonomi hingga gaya hidup.

Pekan Halal Indonesia in Conjunction with EduNation Festival 2026 akan berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Harga tiket masuk ditetapkan sebesar Rp20.000.

See also  LPPOM MUI Jalin MoU dengan Organisasi Halal Jepang
Tags: edunation festivalindustri halalpekan halal indonesia
Previous Post

Siapa yang Disebut Fakir dan Miskin? Ini Kriterianya dalam Islam

Next Post

Pekan Halal Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Ekosistem Halal dalam Satu Ruang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks