MADANINEWS.ID, MAKKAH – Pemerintah Arab Saudi membuka kompetisi internasional untuk mencari desain payung pribadi yang lebih aman, nyaman, dan fungsional bagi jemaah haji maupun umrah. Sayembara ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan inovasi perlengkapan ibadah yang mampu melindungi jemaah dari cuaca ekstrem sekaligus mendukung kelancaran penyelenggaraan haji dan umrah.
Berdasarkan laporan Kantor Berita Arab Saudi (SPA), Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengundang para inovator, desainer, pengembang produk, perusahaan, hingga organisasi dari berbagai negara untuk mengajukan konsep payung yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga siap diproduksi dan diterapkan secara luas.
Fokus pada Kenyamanan dan Perlindungan Jemaah
Melalui kompetisi tersebut, pemerintah Arab Saudi menargetkan lahirnya desain payung yang mampu memberikan perlindungan optimal dari paparan sinar matahari, mudah digunakan, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah.
Selain aspek perlindungan, produk yang diusulkan juga diharapkan memiliki efisiensi operasional serta memperhatikan prinsip keberlanjutan sehingga dapat dimanfaatkan dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dalam jangka panjang.
Harus Ringan, Tahan Panas, dan Praktis
Dalam ketentuan sayembara, peserta diminta menghadirkan rancangan payung yang memenuhi sejumlah persyaratan teknis.
Payung harus berbobot ringan agar mudah dibawa oleh jemaah, memiliki mekanisme penggunaan yang sederhana, serta nyaman digunakan dalam berbagai situasi selama ibadah.
Selain itu, desain juga harus mampu memberikan perlindungan tinggi terhadap paparan sinar ultraviolet (UV), tahan terhadap kondisi cuaca di Arab Saudi, dan tetap nyaman digunakan di area dengan tingkat kepadatan jemaah yang tinggi.
Mengusung Identitas Visual Kawasan Suci
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga mengharapkan desain yang diajukan selaras dengan identitas visual kawasan suci.
Produk yang terpilih nantinya diproyeksikan untuk diproduksi secara massal sebagai perlengkapan pendukung penyelenggaraan ibadah haji maupun umrah.
Pengembangan payung tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan yang lebih baik kepada jemaah saat beraktivitas di bawah suhu udara yang tinggi.
Dengan desain yang lebih efektif, payung diharapkan mampu mengurangi paparan panas sekaligus meningkatkan kenyamanan mobilitas jemaah.
Tak Boleh Mengganggu Arus Jemaah
Selain memperhatikan aspek perlindungan, desain payung juga harus mempertimbangkan karakteristik kawasan ibadah yang dipadati jutaan orang.
Ukuran, bentuk, hingga mekanisme penggunaan diharapkan tidak menghambat pergerakan jemaah maupun mengganggu kelancaran arus manusia di lokasi yang ramai.
Melalui pendekatan tersebut, Arab Saudi menempatkan inovasi perlengkapan sederhana seperti payung sebagai bagian dari sistem pelayanan jemaah.
Keseragaman desain juga diharapkan mampu mendukung pengelolaan layanan sekaligus mempermudah identifikasi perlengkapan jemaah di tengah tingginya mobilitas selama musim haji dan umrah.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menegaskan solusi yang dihasilkan harus bersifat praktis dan dapat diterapkan dalam operasional penyelenggaraan ibadah haji maupun umrah.
