Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Sulit Tidur karena Gelisah? Bacalah 5 Doa yang Diajarkan Rasulullah Agar Hati Tenang

Abi Abdul Jabbar Sidik
5 August 2026 | 13:00
rubrik: Do'a & Zikir, Islamika
Bacaan Doa Setelah Membaca Surat Yasin di Malam Nisfu Syaban

Muslim berdoa di sepertiga malam(ilustrasi). (foto;ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Setelah seharian beraktivitas, tidur menjadi waktu terbaik untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran. Namun, ada kalanya rasa gelisah, cemas, atau pikiran yang terus bekerja membuat seseorang sulit memejamkan mata.

Dalam Islam, kondisi tersebut tidak hanya dihadapi dengan ikhtiar secara fisik, tetapi juga dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berdoa menjadi salah satu cara memohon ketenangan hati, perlindungan, dan kemudahan agar dapat beristirahat dengan tenang.

Allah SWT berfirman:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Latin: Wa qaala Rabbukumud ‘ooneee astajib lakum; innal lazeena yastakbiroona an ‘ibaadatee sa yadkhuloona jahannama daakhireen.

Artinya: “Dan Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina.'” (QS. Gafir: 60)

1. Doa Susah Tidur dari Zaid bin Tsabit

Doa ini diriwayatkan diajarkan Rasulullah SAW kepada Zaid bin Tsabit dan tercantum dalam Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi.

اللَّهُمَّ غَارَتِ النُّجُومُ وَهَدَأَتِ الْعُيُونُ وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّومٌ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ أَهْدِئْ لَيْلِيْ وَأَنِمْ عَيْنِي

Latin: Allahumma gharatin nujum wa hada’atil ‘uyun, wa anta hayyun qayyumun, la ta’khudzuhu sinatun wa la naum. Ya hayyu, ya qayyum, ahdi’ layli wa anim ‘ayni.

Artinya: “Ya Allah, bintang-bintang telah tenggelam dan mata-mata telah terpejam. Engkau Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, tidak mengantuk dan tidak tidur. Wahai Yang Maha Hidup, Wahai Yang Maha Berdiri Sendiri, tenangkanlah malamku dan pejamkanlah kedua mataku.”

Amalan: Dibaca ketika sulit tidur sambil menghadirkan keyakinan bahwa Allah Maha Memberi ketenangan.

2. Doa Memohon Perlindungan

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّآمَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

See also  Bolehkah Tidak Berpuasa Saat Mudik?

Latin: A‘uudzu bi kalimatilllaahit-taammaati min syarri maa kholaq.

Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan seluruh makhluk-Nya.”

Amalan: Dibaca saat muncul rasa takut, cemas, atau waswas menjelang tidur.

3. Doa Berlindung dari Keburukan Malam

أَعُوذُ بِوَجْهِ اللَّهِ الْكَرِيمِ، وَبِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا، وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ طَوَارِقِ اللَّيْلِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ

Latin: A’udzu biwajhillahil karim, wabikalimatillahit-tammatil-lati la yujawizuhunna barrun wa fajirun, min syarri ma yanzilu minas-sama’i, wa min syarri ma ya’ruju fiha, wa min syarri ma dzara’a fil-ardhi, wa min syarri ma yakhruju minha, wa min syarri fitanil-laili wan-nahari, wa min syarri thawariqil-laili, wa min syarri kulli thariqin illa thariqan yathruqu bikhairin ya Rahman.

Artinya: “Aku berlindung dengan dzat Allah yang maha mulia, dengan kalimat-kalimatNya yang sempurna, yang tidak ada orang baik dan juga orang durhaka yang melampauinya, dari keburukan yang turun dari langit dan keburukan apa pun yang naik ke langit; dari keburukan apa saja yang masuk ke bumi dan keburukan apa saja yang keluar dari bumi; dari keburukan fitnah-fitnah siang dan malam; dari keburukan petaka-petaka malam; dari keburukan setiap petaka yang datang, kecuali petaka yang datang membawa kebaikan, wahai Zat yang maha penyayang.”

Amalan: Cocok diamalkan ketika hati diliputi rasa khawatir atau takut.

4. Doa Berlindung dari Godaan Setan

هُوَ اللهُ ، اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ

Latin: Huwallahu, allahu rabbi, la syarika lahu. A’udzu bikalimatillahit tammati min ghadhabihi wa min syarri ibadihi wa min hamazatis syayathini wa an yahdhuruni.

Artinya: “Dialah Allah, Tuhanku, tiada sekutu bagi-Nya. Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, kejahatan hamba-hamba-Nya, godaan setan, dan dari kehadiran mereka.”

Amalan: Dibaca sebelum tidur untuk memohon perlindungan dari gangguan setan.

See also  Besok 1 Muharram 1448 H, Ini Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun yang Dianjurkan Dibaca Umat Islam

5. Doa Memohon Kantuk dan Rasa Aman

ثُمَّ أَنْزَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ بَعْدِ الْغَمِّ أَمَنَةً نُعَاسًا يَغْشَى طَائِفَةً مِنْكُمْ ۖ وَطَائِفَةٌ قَدْ أَهَمَّتْهُمْ أَنْفُسُهُمْ

Latin: Summa anzala ‘alaikum mim ba’dil-gammi amanatan nu’asay yagsya taifatam mingkum wa taifatung qad ahammat-hum anfusuhum.

Artinya: “Kemudian setelah kamu berdukacita, Allah menurunkan kepada kamu rasa aman berupa kantuk yang meliputi segolongan di antara kamu, sedang segolongan yang lain dicemaskan oleh diri mereka sendiri.”

Amalan: Ayat ini dapat dibaca sebagai pengingat bahwa Allah mampu menghadirkan ketenangan dan rasa aman kepada hamba-Nya.

Amalan Sebelum Tidur

Selain membaca doa-doa di atas, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak zikir, berwudu sebelum tidur, memohon ampun kepada Allah SWT, serta menyerahkan seluruh urusan kepada-Nya dengan penuh tawakal. Jika sulit tidur berlangsung terus-menerus dan mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebagai bagian dari ikhtiar.

Tags: amalan harianamalan sunnahdoa hariandoa susah tidurDzikirIslammuslim
Previous Post

Mulai 7 Agustus, Empat Maskapai Umrah Pindah ke Terminal 2F Soekarno-Hatta, Total Jadi 14 Maskapai

Next Post

4 Golongan Ahli Ibadah yang Masuk Neraka, Mengapa Amalnya Tidak Menyelamatkan?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks