Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Persiapan Haji 2027 Dimulai, Kemenhaj Evaluasi Layanan Dokumen dan Visa

Abi Abdul Jabbar Sidik
14 July 2026 | 09:30
rubrik: Haji & Umrah
Persiapan Haji 2027 Dimulai, Kemenhaj Evaluasi Layanan Dokumen dan Visa

Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj Ian Heriyawan. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, LOMBOK – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M dengan menggelar Evaluasi Dokumen, Pemvisaan, dan Mecca Route di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 11–13 Juli 2026. Evaluasi tersebut difokuskan untuk menghimpun berbagai pengalaman dan kendala selama operasional haji 2026 sebagai dasar penyempurnaan layanan pada musim haji berikutnya.

Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj Ian Heriyawan menegaskan setiap evaluasi harus menghasilkan langkah perbaikan yang nyata dan dapat diimplementasikan.

“Kita baru belajar bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik. Saya berharap kekompakan dan kebersamaan ini menjadi gaya kerja kita. Dokumennya lancar, visanya lancar, sehingga pelayanan kepada jemaah juga semakin baik,” ujar Ian.

Menurut Ian, seluruh persoalan yang muncul selama operasional haji perlu diinventarisasi agar dapat dirumuskan menjadi rekomendasi yang spesifik, terukur, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan.

“Kalau bisa hasilnya terukur. Kita saling studi banding dalam menyelesaikan masalah sesuai bidang masing-masing, terutama di bagian dokumen dan pemvisaan, sehingga pondasi pelayanan kita semakin kokoh. Fokus kita harus terus berlanjut, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah,” tegasnya.

Libatkan 128 Peserta dari Berbagai Instansi

Forum evaluasi tersebut diikuti oleh 128 peserta yang berasal dari berbagai instansi, antara lain Kementerian Imigrasi, Kementerian Perhubungan, Angkasa Pura, Otoritas Bandar Udara, JMA Syariah, BBKK Soekarno-Hatta, serta Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Haji dan Umrah dari seluruh Indonesia.

Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Khairun Naim menyampaikan bahwa layanan dokumen, pemvisaan, dan Mecca Route pada penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M berjalan dengan baik berkat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Pelaksanaan Mecca Route berjalan dengan lancar. Embarkasi Makassar yang baru pertama kali melaksanakan layanan ini juga mampu berjalan dengan baik berkat kerja sama yang solid bersama Kantor Wilayah dan seluruh pihak terkait,” ujarnya.

Tantangan di Lapangan Jadi Bahan Evaluasi

Dalam forum tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Nusa Tenggara Barat Lalu Muhammad Amin mengungkapkan sejumlah tantangan operasional yang dihadapi selama musim haji, terutama terkait kondisi geografis wilayah NTB.

See also  Pengembalian Dana Haji Khusus Diproses Bertahap, Lebih dari 2.000 Jemaah Sudah Cair

Ia mencontohkan adanya kasus jemaah yang tertinggal paspor sehingga petugas harus menempuh perjalanan hingga belasan jam untuk mengambil dokumen tersebut.

“Ada jemaah yang tertinggal paspor sehingga waktu tempuh perjalanan sampai 12 jam sekali jalan. Jika harus kembali ke Mataram, waktu yang dibutuhkan bisa mencapai 24 jam pulang-pergi. Namun berkat persiapan yang dilakukan jauh-jauh hari, kendala-kendala seperti itu dapat diminimalkan sehingga operasional tetap berjalan dengan lancar,” jelasnya.

Menurut Amin, evaluasi menjadi bagian penting dari upaya berkelanjutan Kementerian Haji dan Umrah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.

“Kami terus mengevaluasi dan terus berbenah sehingga dedikasi yang kami berikan benar-benar berdampak bagi jemaah. Tujuan kami semata-mata adalah memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji,” pungkasnya.

Melalui forum tersebut, Kementerian Haji dan Umrah berharap seluruh rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi landasan penyempurnaan layanan dokumen, pemvisaan, dan Mecca Route, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan berkualitas pada penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.

Tags: dokumen hajihaji 2027kementerian haji umrahmecca routepersiapan haji 2027visa haji
Previous Post

RI-Saudi Sepakat Tambah Penerbangan Haji, Masa Tinggal Jemaah Bakal Dipangkas

Next Post

Kemenhaj Buka Peluang Produk Perikanan Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks