Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Masjid Abdullah bin Abbas, Destinasi Ziarah yang Menyimpan Jejak Sejarah Dakwah Rasulullah

Abi Abdul Jabbar Sidik
23 June 2026 | 09:00
rubrik: Khazanah Islam, Napak Tilas
Masjid Abdullah bin Abbas, Destinasi Ziarah yang Menyimpan Jejak Sejarah Dakwah Rasulullah

Masjid Abdullah bin Abbas di Kota Taif. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, TAIF – Di tengah ramainya kunjungan jemaah haji dan umrah ke Kota Taif, Arab Saudi, Masjid Abdullah bin Abbas menjadi salah satu destinasi ziarah yang paling banyak didatangi peziarah dari berbagai negara. Bukan hanya karena nilai sejarahnya, tetapi juga karena keterkaitannya dengan perjalanan dakwah Rasulullah SAW dan sosok sahabat besar Abdullah bin Abbas.

Masjid yang berdiri sejak tahun 592 Hijriah itu berada di salah satu kawasan bersejarah Taif dan mampu menampung sekitar 3.000 jemaah. Bangunannya dikenal dengan deretan tiang-tiang kokoh yang menjadi ciri khas arsitektur masjid tersebut.

Bagi banyak jemaah, kunjungan ke lokasi ini menjadi bagian dari upaya mengenal lebih dekat sejarah Islam yang pernah berlangsung di kota yang dikenal sebagai salah satu saksi penting perjuangan dakwah Nabi Muhammad SAW.

Berdekatan dengan Makam Sang Penafsir Al-Qur’an

Salah satu daya tarik utama kawasan ini adalah keberadaan makam Abdullah bin Abbas yang terletak tidak jauh dari masjid.

Dalam sejarah Islam, Abdullah bin Abbas dikenal sebagai sepupu sekaligus sahabat Rasulullah SAW yang memiliki keilmuan mendalam, terutama dalam bidang tafsir Al-Qur’an.

Berkat keluasan ilmunya, Abdullah bin Abbas kemudian mendapat gelar Turjumanul Qur’an atau penafsir Al-Qur’an. Ia juga dikenal sebagai sosok yang memperoleh doa khusus dari Rasulullah SAW agar diberikan pemahaman agama yang luas.

Keberadaan masjid dan makam tersebut menjadikan kawasan ini sebagai salah satu titik ziarah yang banyak dikunjungi jemaah yang ingin mengenang perjuangan dan keteladanan para sahabat Nabi.

Taif, Kota yang Menyimpan Kisah Berat Dakwah Rasulullah

Selain terkait dengan sosok Abdullah bin Abbas, Taif juga memiliki tempat tersendiri dalam sejarah perjalanan dakwah Islam.

See also  Sejarah Gelar “Haji” di Indonesia: Dari Perjalanan Berbulan-bulan hingga Simbol Kehormatan Sosial

Kota ini pernah menjadi tujuan Rasulullah SAW ketika menghadapi tekanan dan penolakan dari kaum Quraisy di Makkah. Saat itu, Nabi Muhammad SAW berharap mendapatkan dukungan dari masyarakat Taif untuk menerima dan menyebarkan ajaran Islam.

Namun, harapan tersebut belum terwujud. Penduduk Taif menolak dakwah Rasulullah SAW dan memperlakukan beliau dengan kasar. Peristiwa itu kemudian dikenang sebagai salah satu ujian paling berat yang dihadapi Rasulullah dalam menyampaikan risalah Islam.

Ketua Rombongan Jemaah Umrah asal Sukabumi, Jawa Barat, Suleman, mengatakan nilai sejarah itulah yang membuat Taif selalu menjadi tujuan penting dalam rangkaian wisata religi.

“Ziarah ke Taif karena ini adalah merupakan kota harapan Rasulullah. Di mana Rasul mendapatkan intimidasi, embargo ekonomi di kala itu. Kemudian berharap mendapatkan pertolongan dari bangsa Taif, kaum Taif. Dan ternyata Allah belum memberikan izin,” katanya kepada Tim Media Center Haji (MCH), Rabu (10/6/2026) lalu.

Meneladani Semangat Abdullah bin Abbas

Bagi sebagian jemaah, kunjungan ke Masjid Abdullah bin Abbas tidak hanya dimaknai sebagai wisata sejarah, tetapi juga momentum untuk mengambil pelajaran dari kehidupan para sahabat Nabi.

Suleman menilai sosok Abdullah bin Abbas merupakan teladan dalam menuntut dan menyebarkan ilmu agama.

“Dan kita sekarang ke (masjid) Abdullah bin Abbas, karena ini adalah sepupu Rasul yang sudah mendapatkan doa dari Rasulullah. Semoga kita juga sama menjadi orang-orang yang memperdalam ilmu agama. Aamiin,” tuturnya.

Karena itu, Masjid Abdullah bin Abbas tidak sekadar menjadi destinasi ziarah di Taif. Tempat ini juga menjadi ruang refleksi bagi jemaah untuk mengenang keteguhan Rasulullah SAW dalam berdakwah sekaligus meneladani kecintaan Abdullah bin Abbas terhadap ilmu agama.

Tags: abdullah bin abbasdakwah rasulullahmasjid abdullah bin abbasmasjid arab saudinapak tilasperjuangan dakwahRasulullah SAWsejarah islamtaif
Previous Post

Jemaah Haji Tertua Indonesia Berusia 104 Tahun Tetap Bugar di Tanah Suci, Ini Kebiasaan Sederhananya

Next Post

Resmi! Mulai Juli 2026 Seluruh Penerbangan Haji dan Umrah Dipusatkan di Terminal 2F Soekarno-Hatta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks