Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Besok 9 Muharram, Umat Islam Dianjurkan Puasa Tasua dan Asyura, Simak Keutamaan dan Niatnya

Abi Abdul Jabbar Sidik
23 June 2026 | 12:00
rubrik: Amaliyah, Islamika
Puasa tapi dengan Niat Diet, Bagaimana Hukumnya?

ilustrasi puasa. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Umat Islam akan memasuki 9 Muharram 1448 Hijriah pada Rabu (24/6/2026). Tanggal tersebut menjadi momentum pelaksanaan puasa Tasua, salah satu amalan sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW sebelum menjalankan puasa Asyura pada 10 Muharram.

Puasa Tasua dan Asyura menjadi ibadah yang banyak dikerjakan umat Islam setiap bulan Muharram. Selain mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW, kedua puasa tersebut juga memiliki sejumlah keutamaan, mulai dari penghapusan dosa hingga menjadi bagian dari amalan terbaik di bulan Muharram.

Muharram sendiri termasuk salah satu bulan mulia dalam Islam. Bahkan Rasulullah SAW menyebut puasa di bulan Muharram sebagai puasa sunnah yang paling utama setelah Ramadan.

Mengapa Dianjurkan Puasa Tasua?

Puasa Tasua dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram, sedangkan puasa Asyura dikerjakan pada 10 Muharram.

Anjuran puasa Tasua berkaitan dengan keinginan Rasulullah SAW untuk membedakan ibadah umat Islam dengan kaum Yahudi yang juga berpuasa pada hari Asyura.

Hari Asyura dikenal sebagai hari ketika Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Firaun. Sebagai bentuk syukur atas peristiwa tersebut, kaum Yahudi berpuasa pada 10 Muharram.

Ketika mengetahui hal itu, Rasulullah SAW bersabda:

لَئِنْ بَقِيْتُ إِلَى قَابِلٍ لَأَصُوْمَنَّ التَّاسِعَ

“Sungguh, jika aku masih hidup sampai tahun depan, niscaya aku akan berpuasa pada hari kesembilan (Muharram).” (HR Al Khallal)

Hadis inilah yang menjadi dasar anjuran melaksanakan puasa Tasua bersamaan dengan puasa Asyura.

Keutamaan Puasa Asyura, Menghapus Dosa Setahun

Salah satu keutamaan terbesar puasa Asyura adalah menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama setahun yang telah lalu.

Dari Abu Qatadah Al-Anshari RA, Rasulullah SAW bersabda:

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ

“Puasa Asyura menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR Muslim)

Hadis tersebut menjadi salah satu dasar mengapa puasa Asyura sangat dianjurkan untuk dikerjakan umat Islam.

See also  Perspektif Islam Mengenai Rasisme

Puasa Terbaik Setelah Ramadan

Keutamaan lain dari puasa Tasua dan Asyura adalah karena keduanya dikerjakan pada bulan Muharram, yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam.

Rasulullah SAW bersabda:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ

“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram.” (HR Muslim)

Karena itu, banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak ibadah, termasuk puasa sunnah, selama bulan Muharram.

Pahala Besar bagi yang Berpuasa Asyura

Dalam sejumlah kitab hadis dan kitab fadha’ilul a’mal juga disebutkan adanya keutamaan dan pahala besar bagi orang yang menjalankan puasa Asyura.

Di antaranya adalah hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA yang menjelaskan berbagai ganjaran bagi mereka yang berpuasa pada hari Asyura.

Meski demikian, para ulama mengingatkan agar umat Islam lebih menitikberatkan pelaksanaan puasa Asyura pada hadis-hadis sahih yang menjelaskan keutamaan penghapusan dosa dan anjuran Rasulullah SAW untuk berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram.

Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026?

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama, puasa Tasua jatuh pada:

  • 9 Muharram 1448 H: Rabu, 24 Juni 2026
  • 10 Muharram 1448 H (Asyura): Kamis, 25 Juni 2026

Dengan demikian, umat Islam dapat mulai menjalankan puasa Tasua besok dan melanjutkannya dengan puasa Asyura pada hari berikutnya.

Bacaan Niat Puasa Tasua dan Asyura

Niat Puasa Tasua

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَّاسُوعَاءِ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatit tasu’a lillahi ta’ala.

Artinya:

“Aku berniat puasa sunnah Tasua esok hari karena Allah Ta’ala.”

Niat Puasa Asyura

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَاشُورَاءَ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati ‘asyura lillahi ta’ala.

See also  Hari Ini Pertama Puasa, Jangan Lupa Ucapkan Niat dan Doa Harian ini !

Artinya:

“Aku berniat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah Ta’ala.”

Tags: amalanibadah sunnahmuharaamPuasa Asyurapuasa muharrampuasa sunnahpuasa tasua
Previous Post

BSI Percepat Pembukaan Kantor Cabang di Arab Saudi, Bidik Penguatan Ekosistem Haji dan Umrah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks