Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Serangan Israel Tewaskan Prajurit Perdamaian TNI di Lebanon

Abi Abdul Jabbar Sidik
30 March 2026 | 10:35
rubrik: Mancanegara, News
Serangan Israel Tewaskan Prajurit Perdamaian TNI di Lebanon

Ilustrasi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) (Foto: AFP)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANAINEWS.ID, LEBANON – Serangan Israel di Lebanon selatan yang menewaskan prajurit TNI dalam misi perdamaian memicu kecaman internasional sekaligus menyoroti dampak serius terhadap keamanan pasukan penjaga perdamaian. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan kelompok bersenjata di kawasan tersebut.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, António Guterres, menyatakan insiden tersebut sebagai ancaman nyata bagi keselamatan pasukan internasional.

“Saya mengutuk keras insiden hari Minggu yang menewaskan seorang penjaga perdamaian Indonesia dari @UNIFIL_ di tengah permusuhan antara Israel & Hizbullah. Seorang penjaga perdamaian Indonesia lainnya mengalami luka serius dalam insiden yang sama,” demikian keterangan Guterres lewat akun X, Senin (30/3/2026).

Prajurit Gugur dan Korban Luka

Serangan yang terjadi pada Minggu (29/3/2026) di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia di Adchit Al Qusayr menyebabkan satu prajurit TNI gugur.

Selain itu, satu prajurit lainnya mengalami luka serius, sementara tiga personel lainnya juga dilaporkan mengalami cedera akibat serangan artileri tidak langsung tersebut.

Insiden ini berdampak langsung pada situasi keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB di wilayah konflik. Serangan yang terjadi di sekitar area penugasan menunjukkan meningkatnya risiko bagi personel internasional.

“Ini hanyalah salah satu dari sejumlah insiden baru-baru ini yang telah membahayakan keselamatan dan keamanan para penjaga perdamaian,” ujar Guterres.

Serangan tersebut juga memperlihatkan eskalasi konflik di Lebanon selatan yang semakin membahayakan stabilitas kawasan.

Indonesia Kecam dan Desak Investigasi

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit TNI serta korban luka dalam insiden tersebut.

“Setelah tembakan artileri tidak langsung di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia dekat Adchit Al Qusayr pada 29 Maret 2026, di tengah laporan permusuhan antara militer Israel dan kelompok bersenjata di Lebanon selatan,” kata Kemlu di akun @Kemlu_RI.

See also  Lazismu-BPKH Luncurkan Program Bantuan 1000 Masjid

Indonesia juga mengecam keras insiden ini dan mendesak dilakukannya investigasi secara menyeluruh dan transparan.

PBB menyerukan kepada semua pihak yang terlibat konflik untuk mematuhi hukum internasional serta memastikan keselamatan personel dan fasilitas PBB.

Serangan ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga memperbesar tekanan terhadap misi perdamaian internasional yang tengah berlangsung di kawasan konflik.

Tags: israelkonflik timur tengahlebanonpasukan perdamaianSerangan IsraeltniTNI gugurunifil
Previous Post

Ini Waktu Paling Nyaman Jalani Umrah di Tahun 2026, Jangan Keliru!

Next Post

Prajurit TNI Gugur, RI Kutuk Keras Serangan Israel

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks