MADANINEWS.ID, MADINAH – Memasuki Ramadan 1447 Hijriah, antusiasme jamaah untuk menunaikan shalat di Rawdah kembali meningkat. Area yang berada di dalam Masjid Nabawi itu menjadi salah satu lokasi paling diminati selama bulan suci, seiring keyakinan umat Islam akan keutamaannya sebagai “taman dari taman-taman surga”.
Untuk menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah di tengah lonjakan jamaah, otoritas Arab Saudi resmi merilis jadwal kunjungan Rawdah terbaru yang berlaku sepanjang Ramadan.
Al-Rawdah Al-Sharifah terletak di antara rumah Nabi Muhammad SAW—yang kini menjadi makam beliau—dan mimbar Rasulullah SAW. Dengan luas sekitar 330 meter persegi, Rawdah memiliki makna spiritual yang sangat mendalam dan selalu menjadi titik ziarah utama bagi jamaah dari berbagai negara.
Keterbatasan ruang inilah yang membuat pengaturan jadwal dan sistem reservasi menjadi krusial, terutama saat Ramadan.
Jadwal 20 Hari Pertama Ramadan
Pada 20 hari pertama Ramadan, jadwal kunjungan Rawdah dibagi berdasarkan gender sebagai berikut:
Jamaah pria
-
11.20 – 20.00
-
02.00 – 05.00
Jamaah wanita
-
23.00 – 01.40
-
06.00 – 11.00
Jadwal 10 Hari Terakhir Ramadan
Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan yang dikenal memiliki keutamaan khusus, otoritas melakukan penyesuaian jadwal kunjungan.
Jamaah pria
-
11.20 – 20.00
-
23.00 – 00.00
-
02.00 – 05.00
Jamaah wanita
-
06.00 – 11.00
Wajib Reservasi Lewat Aplikasi Nusuk
Pihak berwenang menegaskan, seluruh jamaah yang ingin memasuki Rawdah wajib melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi resmi Nusuk. Sistem reservasi ini diterapkan untuk mengatur arus kunjungan agar tetap tertib, aman, dan kondusif selama Ramadan.
Bagi jamaah yang berencana umrah atau berziarah ke Madinah pada bulan suci, memastikan slot kunjungan Rawdah sejak awal menjadi langkah penting agar tidak kehilangan kesempatan beribadah dan berdoa di salah satu lokasi paling istimewa di Masjid Nabawi.
