MADANINEWS.ID, JAKARTA – Industri makanan halal global diproyeksikan terus tumbuh pesat dalam satu dekade ke depan. Nilai pasar makanan halal dunia diperkirakan akan menembus USD6,49 triliun atau setara Rp108,84 kuadriliun pada 2034, seiring meningkatnya permintaan dan ekspansi industri halal di berbagai negara.
Berdasarkan laporan yang dikutip dari Global News Wire, nilai pasar makanan halal tercatat mencapai USD2,74 triliun pada 2024 dan diperkirakan meningkat menjadi USD2,99 triliun pada 2025.
Proyeksi ini berasal dari studi yang diterbitkan oleh Towards FnB, perusahaan afiliasi dari Precedence Research, dengan estimasi pertumbuhan pasar sebesar compound annual growth rate (CAGR) 9% sepanjang periode 2025–2034.
Pertumbuhan signifikan pasar makanan halal dinilai dipengaruhi oleh meningkatnya populasi Muslim dunia yang mendorong kebutuhan konsumsi produk halal sesuai keyakinan agama.
Selain faktor demografis, globalisasi dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat turut memperkuat tren konsumsi makanan halal.
Seiring evolusi pasar, perusahaan dan investor disebut memiliki peluang besar untuk melakukan ekspansi dan inovasi di sektor ini..
Pasar Halal Makin Luas, Didukung Tren Clean Eating dan Digitalisasi
Dalam beberapa tahun terakhir, pasar makanan halal mengalami lonjakan besar, tidak hanya karena kebutuhan keagamaan, tetapi juga karena meningkatnya kesadaran terhadap standar etika dan keamanan pangan.
Tren clean eating serta berkembangnya platform online dan e-commerce turut mempercepat pertumbuhan, karena konsumen kini lebih mudah mengakses produk halal melalui kanal digital.
Ekspansi sektor ritel global juga berkontribusi dalam memperkuat distribusi produk halal.
Laporan tersebut juga menyoroti beberapa tren utama dalam pasar makanan halal global:
1. Asia Pasifik Jadi Pasar Terbesar
Wilayah Asia Pasifik mendominasi pasar makanan halal pada 2024, didorong oleh tingginya kecenderungan konsumen dalam memilih produk halal untuk menghormati nilai keagamaan.
2. Timur Tengah dan Afrika Diprediksi Tumbuh Paling Cepat
Timur Tengah dan Afrika diperkirakan menjadi kawasan dengan pertumbuhan tercepat selama periode proyeksi, seiring meningkatnya populasi Muslim, kesadaran standar halal, serta konsumen yang lebih berorientasi pada etika.
3. Produk Daging hingga Susu Jadi Sorotan
Dari sisi produk, segmen daging, unggas, dan makanan laut mendominasi pasar pada 2024 karena menjadi kebutuhan pangan utama populasi Muslim.
Sementara itu, segmen produk susu diproyeksikan tumbuh signifikan karena meningkatnya permintaan produk bersertifikat halal.
4. Supermarket Masih Utama, E-commerce Melaju Cepat
Berdasarkan saluran distribusi, supermarket dan hypermarket menjadi kanal utama pada 2024.
Namun platform online dan e-commerce diperkirakan mencatat pertumbuhan pesat karena memberikan kemudahan bagi konsumen untuk membeli produk halal langsung dari rumah.
