Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Persiapan Haji 2026 Sudah 25 Persen, Jemaah Diimbau Mulai Menabung Biaya Pelunasan

Abi Abdul Jabbar Sidik
10 October 2025 | 08:39
rubrik: Haji & Umrah
Persiapan Haji 2026 Sudah 25 Persen, Jemaah Diimbau Mulai Menabung Biaya Pelunasan

Menteri Haji Umrah Mochamad Irfan Yusuf bersama Kepala BPKH Fadlul Imansyah di sela sela acara ISEF 2025 di JIEXPO Kemayoran. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta – Pemerintah terus mematangkan penyelenggaraan haji 2026. Hingga awal Oktober ini, progres persiapannya disebut sudah mencapai 25 persen. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan, mengimbau para calon jemaah untuk mulai menabung dari sekarang agar siap saat pelunasan biaya haji dibuka.

“Insyaallah, kita sudah tahap kira-kira 25% dari langkah-langkah yang sudah kita laksanakan. Kita sudah mengambil tempat di Arafah-Mina, kita sudah membayar sebagian uang muka untuk Arafah-Mina. Dan kita juga sudah pilih dua syarikah,” kata Gus Irfan saat ditemui di Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Pelunasan Dibahas Bareng DPR, Target Sebelum Desember

Soal jadwal pelunasan biaya haji, Gus Irfan mengatakan hal itu akan dibahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)melalui Panitia Kerja Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (Panja BPIH). Rapat pembahasan diperkirakan berlangsung sekitar 20 Oktober, menyesuaikan agenda DPR.

“Mudah-mudahan sebelum Desember sudah bisa lunasi,” ujarnya.

Ia mengingatkan calon jemaah agar tak menunggu pengumuman resmi baru menyiapkan dana.
“Itu harus sekarang persiapannya. Jangan sampai mepet,” tegasnya.

Rp 2,7 Triliun Sudah Disetor untuk Arafah-Mina

Dari sisi pembiayaan, pemerintah melalui Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah menyalurkan uang muka sebesar Rp 2,7 triliun untuk memesan lokasi jamaah di Arafah dan Mina.

“BPKH sudah menyetorkan Rp 2,7 triliun untuk uang muka sebagai pendaftaran bagi negara Indonesia di sistem EHAJJ di Arab Saudi. Itu tujuannya untuk membooking tempat di Arafah,” jelas Kepala BPKH, Fadlul Imansyah.

Menurutnya, nilai setoran tahun ini lebih besar karena mengikuti ketentuan baru dari Kerajaan Arab Saudi yang mewajibkan pembayaran sesuai kuota jamaah.
“Tahun ini Kerajaan Arab Saudi meminta sesuai dengan jumlah jemaah haji yang berangkat berdasarkan kuota yang diberikan. Nah itu angkanya kenapa Rp 2,7 triliun,” ujarnya.

See also  Kloter Perdana Haji 2026 Terbang 22 April, Dijadwalkan Dilepas Presiden

Tahun lalu, total dana yang dikelola BPKH mencapai Rp 18 triliun dengan nilai manfaat sekitar Rp 8 triliun.

Dengan berbagai pembenahan yang dilakukan, pemerintah berharap pelaksanaan haji 2026 bisa lebih tertata, sehat, dan nyaman bagi jamaah. Gus Irfan pun kembali menegaskan agar para calon haji tidak menunda persiapan fisik dan finansial.

“Insyaallah semua sedang berjalan sesuai rencana. Tapi kesiapan pribadi juga penting — mulai dari kesehatan, tabungan, dan mental sebelum keberangkatan,” ujarnya.

Tags: BPKHgus irfanhaji 2026menteri haji umrahMochamad Irfan Yusufpelunasan hajipersiapan haji 2026
Previous Post

Unik! Kemenhaj Kenalkan Seragam Resmi Sarungan PSL, Ternyata Ada Makna Mendalam Dibaliknya

Next Post

KPK Selidiki Dugaan Korupsi Katering Haji, Banyak Menu Tak Sesuai Kontrak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks