MADANINEWS.ID, Jakarta – Pemerintah memastikan seluruh bahan dan produk yang digunakan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan halal. Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, menegaskan tidak akan ada lagi keraguan publik terkait isu-isu seputar kehalalan bahan makanan.
“Untuk itu, kami lagi usul untuk mencintai produk-produk Indonesia. Lebih dahulu kami gunakan prioritas produk dalam negeri. Kalau kurang baru kami tambah,” ujar Haikal dalam acara Gathering Media dan Pengusaha bertema Menuju Wajib Halal Oktober 2026: Memperkuat Ekosistem Halal dengan Tertib Halal di Cibubur, Kota Bekasi, Selasa (7/10/2025), dikutip dari Antara.
Tak Ada Lagi Isu “Nampan Minyak Babi”
Haikal menegaskan, seluruh produk yang masuk Indonesia untuk kebutuhan program MBG akan melalui proses sertifikasi halal sesuai ketentuan. Ia menepis kekhawatiran masyarakat soal kemungkinan bahan yang tidak sesuai standar kehalalan.
“Karena itu persyaratan dan bukti yang sudah diproses itu kalau bukti halal pasti ada logo halalnya, tetapi bukan berarti yang sekarang tidak halal, saat ini masih dalam proses,” jelasnya.
Menurut Haikal — yang akrab disapa Babe Haikal — ke depan, setiap produk yang telah lolos sertifikasi akan langsung mendapatkan logo halal resmi dari BPJPH sebagai bentuk kepastian hukum dan perlindungan konsumen Muslim.
5.000 Kepala Dapur Siap Jadi Penyelia Halal
Tak hanya bahan makanan, BPJPH juga menaruh perhatian besar terhadap sumber daya manusianya. Dalam konteks MBG, posisi kepala dapur menjadi prioritas utama untuk mengikuti pelatihan sertifikasi halal.
“Prioritas kita itu adalah pertama semua kepala dapur dalam proses pelatihan untuk menjadi penyelia halal,” kata Haikal.
Ia menambahkan, proses pelatihan dilakukan secara bertahap dan melibatkan berbagai instansi, termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Kementerian Kesehatan.
“Prioritas kami makanannya, minumannya, prosesnya, dan orangnya. Saat ini semua dalam proses, yang sudah terdaftar 5.000 kepala dapur. Jumlah 5.000 kepala dapur ini kami buatkan pelatihan berkala sekali pelatihan 1.000 orang,” pungkas Haikal.
Dengan langkah ini, BPJPH ingin memastikan bahwa bukan hanya produknya yang halal, tetapi juga seluruh proses penyajian dan SDM yang terlibat dalam program MBG memenuhi standar halal nasional.
