MADANINEWS.ID, Riyadh – Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk mengganti nama salah satu jalan utama di Riyadh sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang Sheikh Abdulaziz Al-Asheikh, mantan mufti besar (grand mufti) yang wafat pada 23 September lalu.
Dilansir dari saudigazette, Keputusan itu diumumkan langsung lewat arahan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, Selasa (1/10), sebagaimana dilaporkan Saudi Press Agency (SPA).
Langkah ini dianggap sebagai pengakuan atas kedudukan ilmiah Sheikh Abdulaziz, serta kontribusi besarnya bagi Kerajaan Saudi, Islam, dan komunitas Muslim dunia.
Penghormatan atas Kiprah Ilmiah
SPA menyebut, penamaan jalan ini menghormati perjalanan hidup Sheikh Abdulaziz yang sepenuhnya didedikasikan untuk studi dan pengajaran fikih Islam, membimbing umat dalam memahami ajaran agama, serta memperkaya kajian keilmuan Islam.
Sheikh Abdulaziz diangkat sebagai grand mufti pada Juni 1999. Dalam jabatannya, ia menafsirkan syariat Islam dan mengeluarkan fatwa terkait hukum dan isu sosial.
Kepergiannya dipandang sebagai “akhir sebuah era” bagi otoritas keagamaan Saudi. Selama kepemimpinannya, tradisi keilmuan Islam di Saudi berhasil diselaraskan dengan kebutuhan negara modern. Fatwa-fatwa yang ia keluarkan juga menyesuaikan tantangan hukum dan finansial masa kini tanpa meninggalkan prinsip dasar syariah.
Selain sebagai mufti besar, ia juga menjabat sebagai ketua Dewan Ulama Senior, presiden Lembaga Riset dan Fatwa Umum, serta ketua Dewan Tertinggi Liga Muslim Dunia.
