Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Panduan Lengkap Jika Lupa Rakaat Shalat dan Tata Cara Sujud Sahwi

Abi Abdul Jabbar Sidik
26 September 2025 | 15:00
rubrik: Amaliyah, Islamika
Tata Cara Shalat Sunnah Mutlak di Hari Jumat

Shalat. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta – Setiap muslim tentu ingin shalat dengan khusyuk dan sempurna. Namun, dalam praktiknya, tak jarang seseorang mengalami lupa atau ragu dengan jumlah rakaat yang sudah dikerjakan. Lalu, apa yang seharusnya dilakukan jika hal itu terjadi?

Tetapkan Bilangan Terkecil

Menurut keterangan ulama Syafi’iyah yang dijelaskan Syekh Ibnu Qasim Al-Ghazi dalam kitab Fathul Qarib (Semarang, Thoha Putra: t.t, hlm. 16), ketika seseorang lupa atau ragu, ia dianjurkan mengambil bilangan rakaat terkecil.

Contohnya, ketika shalat Zuhur seseorang ragu apakah sudah tiga rakaat atau empat rakaat, maka ia harus menetapkan tiga rakaat, lalu menyempurnakan menjadi empat rakaat. Setelah itu, sebelum salam, ia diwajibkan melakukan sujud sahwi.

Tata Cara Sujud Sahwi

Imam An-Nawawi dalam kitab Raudhatut Thalibin wa ‘Umdatul Muftin (Beirut, Al-Maktabatul Islami: 1412 H, Juz I, hlm. 315) menjelaskan, ulama berbeda pendapat mengenai waktu pelaksanaan sujud sahwi. Namun, pendapat yang dianggap paling kuat adalah sujud sahwi dilakukan sebelum salam.

Sujud sahwi dilakukan dengan dua kali sujud, di antaranya duduk iftirasy (seperti tahiyat awal) dengan menegakkan telapak kaki kanan dan membaringkan kaki kiri. Setelah sujud kedua, sebelum salam, dianjurkan duduk dengan posisi tawarruk (seperti tahiyat akhir), yakni kaki kiri diselipkan di bawah kaki kanan, sementara kaki kanan ditegakkan.

Imam An-Nawawi menambahkan, ulama Syafi’iyah tidak menyebutkan bacaan khusus untuk sujud sahwi. Ini berarti dzikir yang dibaca sama seperti sujud shalat biasa. Meski begitu, ada riwayat yang menganjurkan bacaan khusus berikut:

Bacaan Sujud Sahwi

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو

Subḥâna man lâ yanâmu wa lâ yashu
Artinya: “Mahasuci Allah Zat yang tidak tidur dan tidak lupa.”

Dengan demikian, panduan ketika lupa rakaat shalat adalah mengambil bilangan terkecil lalu menutupnya dengan sujud sahwi sebelum salam. Untuk meminimalisir kelupaan, dianjurkan agar sebelum shalat seseorang mengosongkan hati dari urusan duniawi dan memusatkan perhatian penuh hanya kepada Allah SWT.

See also  Saat Kita Lupa dan Ragu Jumlah Rakaat Shalat, Ini yang Harus Dilakukan
Tags: lupa saat shalatsujudsujud sahwi
Previous Post

OJK: Aset Keuangan Syariah RI Hampir Tembus Rp 3.000 Triliun

Next Post

Kalau Ketemu Uang di Jalan, Harus Diumumkan atau Boleh Dipakai? Ini Jawabannya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks