MADANINEWS.ID, JAKARTA – Bank Syariah Indonesia (BSI) memperkenalkan layanan baru untuk mendukung bisnis travel umrah dan haji. Melalui fasilitas Deposit Booking Seat, penyelenggara perjalanan kini bisa memesan kursi penerbangan dengan dukungan pembiayaan dari BSI.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menegaskan komitmen perseroan dalam memperkuat industri halal nasional.
“Kami mendorong bisnis ini baik dari sisi business to customer (B2C) maupun business to business (B2B) guna meningkatkan pertumbuhan industri halal,” ujarnya, Senin (1/9).
BSI meluncurkan produk ini lewat kerja sama dengan PT Ayuberga di ajang Saudi Travel Fair. Hingga kini, sudah ada 2.129 penyelenggara umrah dan haji di seluruh Indonesia yang digandeng BSI.
Dengan 1,5 juta Muslim Indonesia berangkat umrah setiap tahun dan 20 ribu jamaah haji khusus, Anton menyebut potensi pasar ini sangat besar.
“Saat ini BSI masuk dalam jajaran Top 9 Sharia Global Bank dan memimpin segmen medium size bank di Indonesia. Dengan 1,5 juta Muslim berumrah ke Tanah Suci dan 20 ribu jamaah berhaji khusus, maka ada potensi besar BSI untuk memfasilitasi kebutuhan mereka,” jelasnya.
BSI juga mencatat pertumbuhan tabungan haji dan umrah sebesar 18,74% secara tahunan. Total ada 6,18 juta rekening dengan nilai simpanan mencapai Rp14,2 triliun. Menariknya, 12% nasabah berasal dari kalangan milenial berusia 25–35 tahun.
Selain itu, BSI menawarkan program Tabungan Haji berhadiah Umrah. Nasabah bisa menabung mulai Rp100 ribu per bulan atau ikut program blokir dana Mabrur Extra Rezeki (MAXI). Setiap top-up Rp1 juta mendapat satu poin undian hadiah umrah. Program ini berlangsung hingga Desember 2025.
Pemerintah sendiri menargetkan Indonesia naik peringkat dalam halal global industry, khususnya di sektor Muslim Friendly Travel yang kini berada di posisi kedelapan dunia.
