Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Profil Lengkap Gus Irfan, Tokoh NU yang Digadang Jadi Menteri Haji

Abi Abdul Jabbar Sidik
29 August 2025 | 10:30
rubrik: Haji & Umrah
Libatkan Ombudsman dan Kejaksaan, Kepala BP Haji Apresiasi Rekrutmen Petugas Haji di Kalsel

Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) KH. Mochamad Irfan Yusuf . (fotoDok BP Haji)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta – DPR RI resmi mengesahkan revisi UU Nomor 8 Tahun 2019 yang menjadikan Badan Penyelenggara (BP) Haji bertransformasi menjadi Kementerian Haji dan Umrah. Dalam proses transisi ini, nama Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mencuat sebagai kandidat kuat Menteri Haji pertama Indonesia.

Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, bahkan menyebut langsung peluang Gus Irfan saat rapat evaluasi haji 2025. “Tentu nanti Gus Irfan ya, tidak lagi Kepala Badan, menjadi Menteri Haji. Dan pasal-pasal tentang itu sudah diputuskan… paling 30 hari atau berapa saya lupa,” ujar Marwan di Senayan, Rabu (27/8).

Latar Belakang dan Pendidikan

Gus Irfan lahir di Jombang, 24 Juni 1962. Ia adalah putra KH Yusuf Hasyim sekaligus cucu pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari. Dengan garis keturunan itu, ia bagian dari keluarga besar Tebuireng yang punya pengaruh kuat di dunia Islam Indonesia.

Ia menempuh pendidikan di Jombang hingga lulus dari SMPP Jombang (sekarang SMAN 2 Jombang) pada 1981. Kuliah ia lanjutkan ke Universitas Brawijaya Malang, meraih gelar sarjana pada 1985, lalu magister di kampus yang sama.

Sejak muda, Gus Irfan aktif mengelola pesantren. Pada 1989, ia dipercaya menjadi Sekretaris Umum Pesantren Tebuireng. Kariernya berlanjut sebagai Komisaris PT BPR Tebuireng (1996–2016) dan pengasuh Pesantren Al-Farros sejak 2006. Ia juga sempat mengajar di AKPER Widyagama (2013–2016).

Kiprah di NU, Pesantren, dan Politik

Selain mengasuh pesantren, Gus Irfan aktif di NU. Ia pernah memimpin Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI), badan otonom NU yang membidangi pesantren. Ia dikenal mendorong pendidikan pesantren yang inklusif dan modern.

Di luar itu, Gus Irfan juga sering hadir di forum keagamaan dan sosial, membawa pesan Islam moderat khas NU. Kariernya tak lepas dari politik, meski ia bukan pemain langsung di panggung elektoral. Ia dekat dengan lingkar PKB dan berpengaruh dalam isu-isu keislaman dan kebangsaan.

See also  Kepala BP Haji Lepas Kepulangan Jemaah di Madinah, Soroti Tiga Sukses Haji

Suaranya kerap terdengar dalam isu pluralisme, kebhinekaan, dan dialog damai. Posisi strategisnya di NU serta garis keturunannya membuatnya menjadi figur yang berpengaruh secara nasional.

Menuju Menteri Haji dan Umrah

Kini, setelah memimpin BP Haji, Gus Irfan disebut akan mengemban amanah lebih besar sebagai Menteri Haji dan Umrah RI. Dengan pengalaman panjang di dunia pesantren, organisasi, hingga birokrasi, publik berharap ia bisa mengawal transformasi kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan haji Indonesia.

Tags: bp hajigus urfan yusufkementerian haji umrahmenteri haji umrah
Previous Post

Istana Angkat Suara Soal Peluang Irfan Yusuf Duduki Kursi Menteri Haji

Next Post

MK Tolak Gugatan UU Zakat, BAZNAS: Momentum Perkuat Tata Kelola

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks