Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

OJK Gaspol Akselerasi Keuangan Syariah, Bentuk Komite Khusus untuk Tangani Isu Industri

Abi Abdul Jabbar Sidik
29 July 2025 | 07:31
rubrik: Ekonomi Syariah
OJK Gaspol Akselerasi Keuangan Syariah, Bentuk Komite Khusus untuk Tangani Isu Industri

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar dalam konferensi pers KSSK kuartal II 2025, Senin (28/7/2025). (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya mempercepat pertumbuhan industri keuangan syariah. Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, mengatakan pembiayaan syariah saat ini tumbuh lebih cepat dibandingkan konvensional, meski skalanya masih lebih kecil.

Mahendra menyebut percepatan pengembangan industri syariah menjadi prioritas bersama. OJK telah membentuk Komite Pengembangan Keuangan Syariah berdasarkan mandat UU P2SK. Komite ini melibatkan seluruh bidang di OJK, Dewan Syariah Nasional–MUI, profesional, dan akademisi.

“Komite ini bertugas merumuskan dan memberikan solusi atas berbagai isu di industri keuangan syariah. Selama ini, penyelesaian isu-isu syariah sering memakan waktu lama karena kompleksitasnya,” kata Mahendra dalam Konferensi Pers KSSK III di Jakarta, Senin (28/7/2025) sore.

Dengan pendekatan multisektor ini, Mahendra berharap masalah di industri syariah bisa ditangani lebih cepat dan hasilnya langsung dioperasionalkan.

Fokus Konsolidasi dan Literasi

Selain pembentukan komite, OJK juga mengawal proses konsolidasi dan spin-off lembaga keuangan syariah, termasuk bank dan asuransi. Tujuannya agar industri syariah memiliki daya saing dan skala yang lebih besar.

“Saat ini, jumlah lembaga jasa keuangan syariah masih sangat terbatas, terutama pada skala menengah dan besar. Maka, penguatan kapasitas dan jumlah institusi menjadi hal krusial untuk meningkatkan daya saing sektor ini,” jelas Mahendra.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi nasional meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah. Upaya ini dilakukan bersama anggota KSSK di bawah koordinasi Dewan Nasional Keuangan Syariah Indonesia (DNKSI).

“Hal ini harus menjadi prioritas bersama agar ekosistem syariah tumbuh lebih luas, lembaga-lembaga keuangan syariahnya semakin besar dan kuat, produk-produknya relevan, serta isu-isu sektoral bisa ditangani cepat dan efektif,” tegasnya.

See also  BSI Gandeng Kemenko Perekonomian Tingkatkan Literasi ke Pemuda Muhammadiyah
Tags: Ekonomi Syariahliterasi ekonomi syariahOjk
Previous Post

Bank Aladin dan MUI Resmi Kerja Sama Perkuat Literasi Keuangan Syariah

Next Post

Kemenag Gandeng Asuransi Syariah untuk Perkuat Perlindungan Jemaah Haji Khusus

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks