Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

BP Haji Tegaskan Komitmen Hapus Kartel dan Oknum dalam Pengelolaan Haji

Abi Abdul Jabbar Sidik
22 July 2025 | 08:00
rubrik: Haji & Umrah
Libatkan Ombudsman dan Kejaksaan, Kepala BP Haji Apresiasi Rekrutmen Petugas Haji di Kalsel

Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) KH. Mochamad Irfan Yusuf . (fotoDok BP Haji)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Yogyakarta – Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), KH Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan, mengungkap praktik kartel dalam penyelenggaraan ibadah haji. Ia menegaskan, ini bukan sekadar isu, tapi sudah jadi laporan resmi kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Banyak kartel-kartel bermain dalam penyelenggaraan haji, sudah kami laporkan kepada Presiden,” kata Gus Irfan dalam acara di Yogyakarta, Minggu (20/7/2025).

Menurut Gus Irfan, Presiden Prabowo telah memberi arahan agar pengelolaan haji ke depan berpihak sepenuhnya kepada umat, bukan kepada oknum atau kelompok tertentu. Salah satu langkah besar yang akan diambil adalah mengalihkan seluruh kewenangan penyelenggaraan haji dari Kementerian Agama ke BP Haji mulai tahun 2026.

“Presiden ingin ke depan pengelolaan penyelenggaraan haji benar-benar diutamakan untuk kepentingan umat. Tidak boleh lagi ada kartel dan oknum yang bermain,” tegasnya.

BP Haji, lanjut Irfan, ingin memastikan semua layanan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Ia menyoroti pula adanya dugaan penyelewengan tarif manasik yang melebihi batas wajar.

“Sudah ditetapkan batas biaya atas yang boleh dibebankan ke jemaah haji adalah Rp 3.500.000, tapi dalam praktiknya ada KBIH yang menarik lebih dari batas biaya atas tersebut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, praktik-praktik menyimpang yang pernah terjadi tidak boleh terulang. “Kami tak ingin semua itu terjadi lagi, kami akan serius melayani jemaah haji,” ucapnya dengan nada tegas.

Kartel Juga Bermain di Luar Negeri

Sebelumnya, Wakil Kepala BP Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, juga menyinggung keberadaan kartel dalam pengelolaan haji. Bahkan, menurutnya, kartel itu tidak hanya bermain di Indonesia, tapi juga terhubung dengan jaringan luar negeri.

“Memang ada fakta bahwasanya pengelolaan haji itu ada kartel. Ada kartel haji baik di luar negeri maupun di Indonesia. Nah, itu yang perlu dibersihkan dan dituntaskan,” ujar Dahnil saat melepas keberangkatan jemaah haji kloter 13 Embarkasi Padang pada 26 Mei 2025 lalu.

See also  Jemaah Bersiap Tinggalkan Makkah: Mantab Pak Menteri, Terima Kasih Pak Jokowi

Langkah reformasi besar di sektor penyelenggaraan ibadah haji kini tinggal menunggu waktu. BP Haji mengklaim siap membersihkan praktik-praktik bermasalah demi pelayanan yang lebih adil dan berintegritas bagi seluruh jemaah.

Tags: bp hajigus irfan yusufkartel hajioknum haji
Previous Post

CIMB Siap Spin-Off Bank Syariah di RI, Akuisisi Jadi Opsi?

Next Post

Kuliah Gratis di Masjidil Haram Dibuka, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks