Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Pemerintah Bakal Bentuk Badan Ekonomi Syariah, Gantikan KNEKS

Abi Abdul Jabbar Sidik
8 July 2025 | 06:00
rubrik: Ekonomi Syariah
Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah tengah menyiapkan langkah besar untuk memperkuat ekonomi syariah nasional. Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) akan ditransformasi menjadi Badan Ekonomi Syariah yang lebih inklusif dan fleksibel.

Wakil Presiden RI 2019–2024, KH Ma’ruf Amin, mengungkapkan hal ini dalam acara peluncuran laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2024/2025 di Jakarta, Selasa (8/7/2025).

“Badan yang semula KNEKS itu akan mengalami transformasi menjadi badan. Badan yang akan juga menggerakkan ekonomi Syariah. Ya, badan kira-kira Badan Ekonomi Syariah,” kata KH Ma’ruf Amin.

KH Ma’ruf Amin menekankan bahwa badan baru ini tidak hanya menangani sektor keuangan syariah, melainkan juga meliputi industri halal, dana sosial umat, hingga kewirausahaan komunitas.

“Fokus kita kemarin itu kepada empat: yaitu industri halal, industri keuangan, dana sosial, kemudian juga para usahawan. Ini yang akan kita kembangkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Badan Ekonomi Syariah akan meniru pendekatan seperti BPIP agar tidak kaku dan bisa menjangkau masyarakat secara lebih langsung.

“Nanti badan ini seperti BPIP. Jadi nanti unsur masyarakat akan masuk di dalamnya. Sehingga tidak birokratis, tapi lebih fleksibel,” jelas Kyai Ma’ruf.

Ia optimistis Indonesia bisa memimpin ekonomi syariah dunia dalam waktu dekat.

“Kalau lihat trend kemarin dari nomor 10, 8, 5, kemudian menjadi nomor 3. Kalau lihat trend-nya, ya paling tiga tahun itu sudah bisa,” ucapnya yakin.

Menag & Bappenas Dukung Langkah Ini

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, turut hadir dan menyatakan dukungannya terhadap transformasi kelembagaan tersebut. Ia menyoroti pentingnya menjadikan halal sebagai gaya hidup etis.

“Itulah sebabnya kita percaya bahwa halal bukan hanya label, tapi adalah way of life,” tegas Menag Nasaruddin.

Menurutnya, Kementerian Agama memegang peran penting dalam membangun ekosistem halal yang kuat dan berdaya saing global.

“Kenaikan konsumen halal itu bukan sekadar tren. Ia mencerminkan kesadaran etis dan spiritual yang makin dalam,” katanya.

Ia juga menyinggung program masjid berdaya di Istiqlal.

“Kami mencoba di Istiqlal membuat satu sistem, jadi seluruh kebutuhan pokok masyarakat yang ada di Istiqlal ini bisa dibeli di Istiqlal,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy menyebut integrasi ekonomi syariah sudah masuk ke Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) nasional.

“Ekosistem itu sebenarnya bahasa lama yang terintegrasi. Jadi nggak satu ke sana, satu ke sini,” ungkapnya.

See also  Menkeu Sebut Peran Ekonomi Syariah di RI Terus Meningkat
Tags: badan ekonomi syariahEkonomi SyariahHalalKNEKSMa'ruf Amin
Previous Post

Biar Gak Salah Kaprah, Begini Hukum dan Batas Wajar Mahar dalam Islam

Next Post

DPR Usul BP Haji Jadi Kementerian, Sebut Penyelenggaraan Haji 2025 Paling Berantakan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks