Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Hati-Hati Heat Stroke Saat Haji! Ini Imbauan Kemenkes untuk Jemaah di Armuzna

Abi Abdul Jabbar Sidik
3 June 2025 | 08:00
rubrik: Haji & Umrah
Suhu saat Wukuf Diprediksi Tembus 50°C, Jemaah Haji Diminta Fokus Ibadah di Dalam Tenda

Jemaah haji melakukan wukuf di tengah cuaca panas Arafah. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Makkah – Ibadah haji memasuki fase paling krusial dan menantang: Arafah, Muzdalifah, dan Mina—yang dikenal dengan fase Armuzna. Dalam kondisi suhu ekstrem yang bisa mencapai 40 derajat Celsius, risiko jemaah terkena heat stroke meningkat drastis.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, Liliek Marhaendro Susilo, memperingatkan bahwa heat stroke adalah kondisi darurat medis yang bisa berakibat fatal bila tidak ditangani dengan cepat.

“Heat stroke merupakan situasi kedaruratan yang dapat mengancam jiwa, jika tidak ditangani dengan cepat. Heat stroke terjadi ketika suhu udara tinggi dan tubuh tidak lagi mampu mengontrol suhunya sendiri sehingga menyebabkan suhu inti tubuh meningkat drastis mencapai di atas 40 derajat Celsius atau 104 derajat Fahrenheit,” ungkap Liliek, Selasa (3/6/2025).

Menurutnya, kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan permanen pada otak, jantung, ginjal, bahkan otot. Beberapa gejalanya antara lain suhu tubuh yang sangat tinggi, kulit merah dan panas, sakit kepala berdenyut, pusing, mual, denyut jantung meningkat, hingga kehilangan kesadaran dan kejang.

Jaga Hidrasi, Bawa Obat, dan Hindari Aktivitas Berat

Liliek mengimbau jemaah untuk benar-benar memperhatikan kesehatan selama fase Armuzna. Ia menyarankan agar jemaah memaksimalkan hidrasi dan selalu membawa obat-obatan pribadi.

“Kami tak bosan-bosan mengimbau agar para jemaah menjaga kesehatannya, diatur minum air putih/zamzamnya hingga mencapai 2 liter dan cegah dehidrasi dengan rutin minum oralit. Bagi jemaah yang mempunyai riwayat penyakit komorbid harap selalu menyediakan obat-obatannya di tas kecil yang selalu dibawa,” jelasnya.

Berikut tips lengkap dari Kemenkes untuk mencegah heat stroke saat pelaksanaan haji:

1. Hidrasi Maksimal

  • Minum air putih secara rutin, jangan tunggu haus

  • Manfaatkan air zamzam yang melimpah

  • Rutin konsumsi oralit

  • Hindari minuman manis dan berkafein

  • Bawa botol minum pribadi agar bisa isi ulang kapan saja

See also  Israel Blokir Keberangkatan Umrah Ribuan Warga Palestina

2. Hindari Paparan Langsung Matahari

  • Gunakan topi lebar, payung, atau handuk basah di kepala

  • Hindari aktivitas fisik berat antara pukul 10.00–16.00

  • Cari tempat berteduh sebisa mungkin

3. Istirahat yang Cukup

  • Jangan memaksakan diri saat lelah

  • Tidur yang cukup penting untuk menjaga stamina

4. Nutrisi Seimbang

  • Makan tepat waktu

  • Hindari makanan yang sudah lewat masa konsumsi

  • Konsumsi makanan bergizi untuk ketahanan tubuh

5. Gunakan Teknologi Sederhana

  • Gunakan semprotan air dingin atau air zamzam untuk menyejukkan tubuh

  • Gunakan kipas angin genggam atau manual

Segera Cari Pertolongan Bila Perlu

Jika ada gejala yang muncul atau kondisi tubuh mulai terasa tidak nyaman, Liliek menekankan pentingnya penanganan dini.

“Jangan tunda lagi, jika Anda atau jemaah lain menunjukkan gejala heat stroke atau merasa tidak enak badan, segera laporkan kepada petugas kesehatan terdekat. Penanganan dini sangat penting untuk menyelamatkan jiwa,” tegas Liliek.

Ia juga mengingatkan agar setiap jemaah menyimpan obat pribadi di tas kecil yang mudah dijangkau, dan memastikan ketua rombongan atau petugas kesehatan mengetahui kondisi medis yang dimiliki.

“Semoga dengan tips-tips mencegah heat stroke ini, para jemaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji di Armuzna dengan aman, nyaman, dan khusyuk, sehingga memperoleh haji yang mabrur. Ingat, kesehatan adalah modal utama dalam beribadah,” tutup Liliek.

Tags: cuaca musim hajicuaca panas ekstremheatsroketips sehat haji
Previous Post

Visa Haji Furoda Gagal Terbit, Komnas Haji: Bukan Salah Pemerintah!

Next Post

Usai Tak Terbitkan Visa Furoda, Saudi juga Umumkan Kebijakan Umrah Terbaru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks