Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Tips Terhindar dari Heatsroke saat Puncak Haji dari Amirul Hajj

Abi Abdul Jabbar Sidik
2 June 2025 | 06:30
rubrik: Haji & Umrah
Suhu saat Wukuf Diprediksi Tembus 50°C, Jemaah Haji Diminta Fokus Ibadah di Dalam Tenda

Jemaah haji melakukan wukuf di tengah cuaca panas Arafah. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JEDDAH – Suhu ekstrem di Tanah Suci menjadi tantangan besar bagi jemaah haji Indonesia. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sekaligus anggota Amirulhaj, Taruna Ikrar, mengingatkan jemaah untuk menjaga daya tahan tubuh dan tidak memaksakan diri di tengah cuaca panas.

“Diperkirakan hari ini suhu bisa mencapai 50 derajat Celcius, sementara tubuh kita umumnya hanya mampu mentolerir hingga 40 derajat. Itu artinya ada kelebihan suhu yang cukup ekstrem,” jelas Taruna saat ditemui di Jeddah, Jumat (30/5/2025).

Meski suhu bisa sangat menyengat, Taruna yakin jemaah tetap bisa sehat dan khusyuk menjalankan ibadah jika disiplin menerapkan pola hidup sehat. Ia pun membagikan tiga tips penting untuk mencegah heat stroke alias serangan panas yang kerap mengintai:

1. Perbanyak Minum Air

Taruna menekankan pentingnya menjaga cairan tubuh, apalagi saat cuaca panas bisa membuat tubuh dehidrasi lebih cepat.

“Baik air mineral maupun air zamzam. Cairan dalam tubuh akan membantu menjaga keseimbangan ketika pembuluh darah melebar akibat panas.”

2. Kenali Sinyal Tubuh, Segera Istirahat

Kalau mulai merasa pusing, lemas, atau tidak nyaman, jangan tunggu parah. Segera cari tempat berteduh dan beri waktu tubuh untuk pulih.

“Jika mulai merasa pusing atau lemas, segera berteduh di tempat sejuk seperti bawah pohon atau bangunan, dan beri waktu tubuh untuk pulih,” imbaunya.

3. Lakukan Aktivitas pada Malam Hari

Taruna mengingatkan khusus bagi jemaah yang punya riwayat gangguan panas untuk lebih selektif dalam memilih waktu ibadah.

“Bagi yang memiliki riwayat heat stroke, sangat disarankan untuk melakukan umrah atau aktivitas utama pada malam hari saat suhu lebih rendah,” jelasnya.

Ini Cara Pertolongan Pertama Jika Terkena Heat Stroke

See also  Suhu saat Wukuf Diprediksi Tembus 50°C, Jemaah Haji Diminta Fokus Ibadah di Dalam Tenda

Jika ada jemaah yang mengalami gejala heat stroke, Taruna menyarankan langkah-langkah pertolongan pertama yang sederhana tapi bisa menyelamatkan.

“Baringkan di tempat sejuk, beri udara segar, minum air jika masih sadar, dan pijat lembut bagian punggung atau kaki untuk merangsang sistem saraf. Boleh juga dikompres dingin,” katanya.

Jaga Diri, Saling Ingatkan

Taruna menegaskan bahwa suhu tinggi bukan alasan untuk lalai menjaga kesehatan. Kuncinya ada pada kesiapan dan kepedulian antarsesama jemaah.

“Dengan persiapan yang baik dan saling mengingatkan, jemaah kita insya Allah bisa menjalani ibadah dengan lancar dan selamat,” pungkasnya.

Tags: amirulhajjarmuznaPuncak Hajitips sehat hajiwukuf arafah
Previous Post

Kemenag Terapkan Skema Murur dan Tanazul di Haji 2025, Ini Penjelasan Hukumnya

Next Post

Catat! Ini Daftar Barang Bawaan yang Wajib di Bawa Jemaah sat Wukuf di Arafah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks