Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Hikmah Memperbanyak Shalawat di Bulan Syaban

Abi Abdul Jabbar Sidik
12 February 2025 | 13:20
rubrik: Hikmah, Islamika
Hikmah Memperbanyak Shalawat di Bulan Syaban

Ilustrasi bershalawat. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter
MADANINEWS.ID, JAKARTA – Terdapat banyak keutamaan bulan Sya’ban. Salah satunya bahwa Sya’ban adalah bulan shalawat.
Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Miftahul Huda, menjelaskan hal ini sebagaimana disampaikan oleh Imam Ibn Hajar al-Haitami dalam kitabnya An-Ni’mah al-Kubra ‘ala al-‘Alam.
Selain itu, Kiai Miftah, begitu akrab disapa, menuturkan barang siapa yang memperbanyak membaca sholawat selama Sya’ban akan mendapatkan cahaya pada hari kiamat.
Kiai Miftah menjelaskan, shalawat yang dibaca tersebut pada Sya’ban akan menjadi sebab diampuninya dosa-dosanya dan diangkat derajatnya di sisi Allah SWT.
Berikut kutipan tulisan dari Imam Ibn Hajar al-Haitami dalam kitabnya An-Ni’mah al-Kubra ‘ala al-‘Alam:

ﺷﮭﺮ ﺷﻌﺒﺎن ھﻮ ﺷﮭﺮ اﻟﺼﻼة ﻋﻠﻰ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﷲ ﻋﻠﯿﮫ وﺳﻠﻢ، ﻓﻤﻦ أﻛﺜﺮ ﻓﯿﮫ اﻟﺼﻼة ﻋﻠﯿﮫ ﻛﺎن ﻟﮫ ﻧﻮرٌ ﯾﻮم اﻟﻘﯿﺎﻣﺔ، وﻛﺎﻧﺖ ﺻﻼﺗﮫ .ﺳﺒﺒًﺎ ﻓﻲ ﺗﻜﻔﯿﺮ ذﻧﻮﺑﮫ ورﻓﻊ درﺟﺎﺗﮫ ﻋﻨﺪ ﷲ

“Bulan Sya’ban adalah bulan shalawat kepada Nabi ﷺ Barang siapa yang memperbanyak shalawat di dalamnya, maka ia akan mendapatkan cahaya pada hari kiamat. Shalawatnya menjadi sebab diampuninya dosa-dosanya dan diangkat derajatnya di sisi Allah.”
Lebih lanjut, Kiai Miftah menukil pernyataan Imam As-Sakhawi dalam kitabnya Al-Qawl al-Badi’ tentang keutamaan shalawat pada Sya’ban.
Dalam kitab tersebut, Imam As-Sakhawi menekankan bahwa memperbanyak membaca shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW pada Sya’ban menjadi sebab seseorang memperoleh syafaat Rasulullah SAW pada hari kiamat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Hal ini sebagaimana Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang paling berhak mendapatkan syafaatku pada hari kiamat adalah yang paling banyak bershalawat kepadaku.
See also  Akikah : Hukum, Ketentuan dan Syarat Pelaksanaanya
Tags: SHALAWATsyaban
Previous Post

Segara Daftar! KJRI Jeddah Buka Pendaftaran Tenaga Musiman Haji Arab Saudi

Next Post

Jemaah Haji Reguler Diminta Miliki JKN Aktif untuk Pelindungan Kesehatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks