Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Kunjungi MUI, Imam Masjid Nabawi Ingatkan Pentingnya Membaca Alquran

Abi Abdul Jabbar Sidik
9 October 2024 | 10:00
rubrik: News, Nusantara
Kunjungi MUI, Imam Masjid Nabawi Ingatkan Pentingnya Membaca Alquran

kunjungan Imam Besar Imam Nabawi Syekh Ahmad bin Ali Al-Hudhaify ke kantor MUI di Jakarta. (foto:dok MUI)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Imam Besar Masjid Nabawi, Syekh Ahmed bin Ali Hudzaifi berkunjung ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Selasa (8/10/2024).

Kedatangan Imam Besar Masjid Nabawi itu disambut oleh Dewan Pimpinan MUI di antaranya Wakil Ketua Umum MUI KH Marsudi Syuhud, Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan dan Ketua MUI Bidang Pendidikan dan Kaderisasi KH Abdullah Jaidi.
Dalam kunjungannya, Imam Besar Imam Nabawi Syekh Ahmad bin Ali Al-Hudhaify mengingatkan umat Islam mengenai pentingnya umat Islam membaca Alquran.

Kedatangannya ke Kantor MUI memberikan kesempatan untuk sesi tanya jawab. Kesempatan bertanya itu diberikan kepada Wakil Direktur TvMUI yang juga Redaktur MUIDigital KH Nashih Nasrullah.
Kiai muda lulusan Al Azhar Kairo itu bertanya mengenai bagaimana perkembangan umat Islam dalam berpegang teguh kepada Alquran dan Hadist.
Menjawab pertanyaan itu, Syekh Ahmad menekankan bahwa pentingnya membaca Alquran.
Syekh Ahmad menukil ayat Alquran yang menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW mengadu kepada Allah SWT karena meninggalkan Alquran.
Hal itu dalam Qs Al-Furqan ayat ke-30:

وَقَالَ الرَّسُوۡلُ يٰرَبِّ اِنَّ قَوۡمِى اتَّخَذُوۡا هٰذَا الۡقُرۡاٰنَ مَهۡجُوۡرًا

Dan Rasul (Muhammad) berkata, “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur’an ini diabaikan.”
Imam Besar Nabawi menyampaikan, para ulama menyebutnya orang yang tidak membaca Alquran, melupakan Alquran, tidak mengamalkan kandungan isi Alquran, dan tidak lagi mencari kesembuhan dari Alquran.
Menurutnya, dalam Qs Al Furqan itu menggambarkan generasi saat ini yang jauh dari Alquran. Untuk tidak jauh dari Alquran, Syekh Ahmad menekankan umat Islam agar membaca Alquran.
Sebab, apalagi umat Islam tidak membaca Alquran, maka akan jauh dari mengingat Allah dan mengamalkan Alquran.
“Maka yang jauh dari membaca Alquran sebagian besar jauh dari zikir (jauh dari mengingat Allah) dan jauh dari mengamalkan (Alquran),” ujarnya.
Syekh Ahmad menegaskan, cara untuk bisa dekat dengan Alquran adalah dengan membaca Alquran sehingga, tidak jauh dari mengingat Allah dan mengamalkan Alquran.
See also  Tegas! MUI Nyatakan Tak Etis Gunakan Dana Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis
Tags: imam masjid nabawiMUISyekh Ahmed bin Ali Hudzaifi
Previous Post

Wujud Transparansi Penyediaan Layanan Haji di Arab Saudi, Kemenag Hadirkan Aplikasi SEPAKAT

Next Post

Sambut Silaturahim Imam Masjid Nabawi, Kiai Marsudi Tekankan Konektivitas Antarumat Islam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks